Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Smamuga Tulangan Gelar Kajian Siswa, Ingatkan Yang Viral Belum Tentu Final

Iklan Landscape Smamda
Smamuga Tulangan Gelar Kajian Siswa, Ingatkan Yang Viral Belum Tentu Final
Kepala SMP Muhammadiyah 4 Porong Abdul Rozaq MPdi sebagai pemateri dalam kajian siswa di Smamuga Tulangan (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menyambut datangnya libur awal Ramadan 1447 H, SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo (Smamuga) kembali menggelar kajian rutin bulanan siswa, Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini didukung penuh oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ranting Smamuga sebagai bagian dari penguatan karakter dan spiritualitas pelajar.

Kajian yang digelar di aula lantai 2 sekolah tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi menjelang libur puasa pada 16–20 Februari 2026. Ratusan siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, menyimak materi bertema “Yang Viral Belum Tentu Final”—sebuah topik yang relevan dengan kehidupan remaja di era media sosial.

Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Drs. H. Agus Kholil, M.Pd., dalam sambutan pembukaan mengajak seluruh siswa untuk mengikuti kajian dengan sungguh-sungguh. Ia menegaskan pentingnya memanfaatkan momen ini untuk memperdalam pemahaman keislaman.

“Sudah beberapa bulan kita tidak mengadakan kajian. Hari ini mari kita simak bersama materi ‘Yang Viral Belum Tentu Final’ dengan serius dan penuh semangat,” ujarnya.

Agus Kholil juga mengimbau siswa agar fokus dan menjaga ketertiban selama kajian berlangsung. Ia berharap, ilmu yang disampaikan dapat menambah pemahaman dan menjadi bekal dalam menyikapi fenomena kehidupan modern yang kerap menyesatkan jika tidak disaring dengan nilai-nilai Islam.

Islam secara Kaffah

Kajian kali ini disampaikan oleh Abdul Rozaq, M.Pd., Kepala SMP Muhammadiyah 4 Porong Sidoarjo. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para pelajar untuk memahami Islam secara kaffah serta tidak main-main dalam menjalankan syariat.

“Ketika kalian bisa duduk di majelis ilmu seperti ini, itu tanda Allah menghendaki kebaikan bagi kita. Maka hadirkan hati dan pikiran kita sebagai thalibul ilmi,” tuturnya.

Ia kemudian mengajak siswa memahami konsep diri sebagai seorang muslim. Dengan analogi berbagai jenis kendaraan—mobil, motor, kereta api, kapal, hingga pesawat—Abdul Rozaq menekankan bahwa setiap ciptaan memiliki fungsi, kapasitas, dan aturan masing-masing.

“Jika sesuatu dipaksakan tidak sesuai dengan konsepnya, maka yang terjadi adalah kerusakan. Begitu pula manusia. Ketika kita memaksakan diri keluar dari konsep sebagai hamba Allah, yang rusak adalah diri kita sendiri,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menurutnya, pemahaman konsep diri akan membantu pelajar menolak ajakan-ajakan yang tidak sejalan dengan nilai keislaman. Seorang muslim, kata dia, harus berani berkata tidak terhadap hal-hal yang menjauhkan dari ibadah, sekalipun terlihat viral atau populer.

Bahaya Kesombongan

Dalam bagian lain kajian, Abdul Rozaq mengingatkan bahaya kesombongan dalam beramal. Ia mengutip nasihat ulama, bahwa amal yang paling berpeluang diterima Allah adalah amal yang tidak dibanggakan dan terasa kecil di mata pelakunya.

“Jangan sampai kebaikan yang kita lakukan justru rusak karena rasa bangga dan pamer. Fokuslah untuk terus melanjutkan kebaikan berikutnya,” pesannya.

Ia juga menegaskan pentingnya tetap berbuat baik meskipun terasa berat atau membosankan. Menurutnya, meninggalkan kebaikan jauh lebih berbahaya daripada menjalankannya dengan keterbatasan.

“Salat yang masih dipaksa lebih baik daripada meninggalkan salat. Dari kebiasaan itulah Allah akan meningkatkan kualitas ibadah kita,” imbuhnya.

Kajian ditutup dengan ajakan muhasabah diri, terutama bagi pelajar agar masa muda tidak diisi dengan kekosongan nilai. Masa muda, tegasnya, harus dipenuhi dengan ilmu, amal, dan pengalaman baik agar tidak berujung pada kerusakan moral.

Melalui kajian rutin ini, Smamuga Tulangan berharap dapat terus menanamkan nilai keislaman, membangun kesadaran diri pelajar sebagai hamba Allah, serta membekali mereka agar bijak menyikapi arus viralitas di era digital.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu