
PWMU.CO – SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng Banyuwangi menjadi The Big Three nasional Sekolah Binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dari 719 sekolah di Indonesia, Selasa (3/6/2025).
Hal ini disampaikan oleh Vocational Manager PT AHM, Gunardi, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di SMK Muda Genteng yang beralamat di Jalan Hasanudin Nomor 103, Genteng.
Kegiatan FGD ini dihadiri oleh official PT AHM Jakarta, main dealer PT MPM Jawa Timur, serta diikuti oleh perwakilan Sekolah Binaan Astra Honda Motor regional Jawa dan Bali.
Hadir pula dalam acara ini Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi Dr Mukhlis MSi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Drs Sujanto MM, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Nurokhman MPd, serta Tim Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Muda Genteng.
Di awal sambutannya, Gunardi mengucapkan terima kasih kepada SMK Muda Genteng atas kesediaannya menjadi tuan rumah FGD ini. “Intinya, terima kasih sudah mau direpotkan untuk yang ke sekian kalinya,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mengatakan bahwa dalam catatan AHM, SMK Muda Genteng merupakan The Big Three dari 719 sekolah binaan Astra Honda di Indonesia.
Menurutnya, prestasi tersebut didukung oleh tim super sekolah. Tidak mungkin kepala sekolah saja, karena tugas kepala sekolah itu hanya mengangguk dan menggeleng berdasarkan masukan dan support dari tim yang ada di sekolah.
Gunardi menyampaikan bahwa FGD ini adalah salah satu upaya AHM untuk tetap membersamai teman-teman di SMK binaan Astra yang memiliki program Pos Ahass Tefa. “Dengan tujuan, tidak lain dan tidak bukan, kami ingin belajar,” ulasnya.
Ia mengatakan bahwa jika melakukan benchmarking ke tempat yang dituju, pasti tempat itu memiliki catatan yang bagus, tidak mungkin yang jelek. SMK Muda Genteng adalah salah satu SMK yang memiliki track record capaian yang luar biasa terkait Pos Ahass Tefa, sehingga mampu meraih peringkat nasional.
“Jadi selain belajar, kita harus sinergi dengan Ahass mitranya,” tandasnya.
Selain itu, tujuan FGD ini adalah untuk memberdayakan resistensi dari Pos Ahass Tefa. Maksudnya, dalam catatan kami, belum semua Pos Ahass Tefa terangkat dari garis kemiskinan. Karena AHM memiliki tolak ukur dan referensi Pos Ahass Tefa yang perform dan menjanjikan.
Di akhir sambutannya, Vocational Manager AHM tersebut menyampaikan kriteria Pos Ahass Tefa yang menjanjikan, yaitu memiliki unit entry yang banyak, seperti Pos Ahass Tefa SMK Muda Genteng, serta memiliki “duwit” (uang) entri yang banyak pula.
Harapannya, melalui FGD ini selain menjadi sarana evaluasi, juga dapat menghasilkan turunan program yang lebih menguatkan Pos Ahass Tefa yang profitable, baik untuk sekolah maupun industri.
Penulis Taufiqur Rohman Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments