Kontingen SMK Muhammadiyah 1 Surabaya sukses menorehkan prestasi gemilang pada ajang nasional Olimpiade Ahmad Dahlan (OLIMPICAD) VIII yang diselenggarakan di Makassar, (12–14/2/2026). Mewakili Provinsi Jawa Timur, tim E-Sport SMK MUDISA berhasil mengamankan medali emas setelah mencatatkan kemenangan mutlak sepanjang turnamen.
Tim E-Sport SMK MUDISA menunjukkan performa yang konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final. Menghadapi perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia, tim ini berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan dengan skor meyakinkan 2–0. Kedisiplinan strategi dan ketenangan dalam mengeksekusi taktik menjadi kunci utama kemenangan 100 persen bagi kontingen Jawa Timur.
Keberhasilan ini mempertegas posisi SMK MUDISA sebagai salah satu kekuatan utama di bidang olahraga elektronik (E-Sport) tingkat pelajar nasional. Prestasi tersebut merupakan hasil dari program pembinaan yang terstruktur, meliputi jadwal latihan yang intensif dan rutin, evaluasi teknis pascapertandingan secara mendalam, dan enguatan aspek mental dan manajemen emosi atlet.
Pendidikan yang Adaptif
Kepala SMK MUDISA, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para siswa. Menurutnya, pencapaian ini adalah bukti nyata kualitas pendidikan di SMK MUDISA yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif digital.
“Kami sangat bangga atas semangat juang dan mental juara yang ditunjukkan para siswa. Keberhasilan ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang unggul dan memiliki daya saing tinggi di era digital. E-Sport bukan sekadar permainan, melainkan sarana pengembangan kolaborasi, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah secara strategis,” ujar Irvandy.
Pembina tim E-Sport SMK MUDISA, Fahmi, bersyukur dan memberi apresiasi kepada tim dan Ia menekankan bahwa koordinasi yang solid dan kemampuan meminimalisir kesalahan menjadi faktor pembeda timnya dengan kontingen lain.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian luar biasa meraih emas di tingkat nasional OLIMPICAD 2026. Ke depan, kami memiliki target untuk mempertahankan tradisi juara ini dan mulai mempersiapkan diri guna menembus kompetisi di level internasional,” pungkas Fahmi.
Dengan hasil ini, SMK MUDISA tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga memperkuat citra pendidikan kejuruan yang mampu berprestasi di bidang teknologi dan industri kreatif. Kemenangan ini diharapkan menjadi katalisator motivasi bagi seluruh siswa di Jawa Timur untuk terus berinovasi dan berprestasi di kancah nasional maupun global. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments