Search
Menu
Mode Gelap

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan Studi Tiru Nasional Berkat Fasilitas Standar Industri dan Pembelajaran Berbasis Proyek

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan Studi Tiru Nasional Berkat Fasilitas Standar Industri dan Pembelajaran Berbasis Proyek
SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen sharing praktik baik kepada rombongan peserta studi tiru SMK Semen Gresik. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen kembali menjadi tujuan studi tiru bagi berbagai SMK di Indonesia berkat fasilitas praktik berstandar industri serta penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

Sejak Senin (22/12/2025), dua sekolah—SMK Semen Gresik dan SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo Lampung Tengah—melaksanakan kunjungan untuk menggali praktik baik yang telah berhasil diterapkan sekolah unggulan di Kabupaten Malang tersebut.

Dengan rekam jejak prestasi yang panjang, mulai dari Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada 2008 hingga predikat Sekolah SMK Binaan Astra (SMK Bisa) pada 2022.

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dinilai berhasil membangun budaya kerja industri, konsistensi layanan pendidikan, dan sinergi kuat dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Hal ini menjadikan sekolah tersebut rujukan nasional bagi SMK lain dalam pengembangan fasilitas dan manajemen pembelajaran vokasi.

Kunjungan SMK Semen Gresik

Rombongan SMK Semen Gresik yang dipimpin Kepala Sekolah Choirul Ichsan, S.Psi., M.Pd., disambut jajaran manajemen SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen di Aula KH. Mas Mansur, Senin (20/12/2025). Sebanyak 70 guru dan karyawan mengikuti kunjungan yang berfokus pada implementasi budaya 5R, pembelajaran berbasis proyek, serta pengembangan fasilitas praktik setara industri.

“Kami ingin menyerap spirit manajemen sekolah ini. Setelah kembali, kami berharap guru-guru memiliki perspektif baru untuk berinovasi sesuai kebutuhan industri dan konsisten menerapkan budaya kerja,” ujar Choirul Ichsan.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menambahkan bahwa kolaborasi antar-SMK penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan vokasi.

Ia menegaskan bahwa komitmen seluruh warga sekolah menjadi kunci dalam penerapan budaya kerja industri. Sekolah ini telah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan besar, seperti PT Denso Indonesia, Auto 2000, Astra Isuzu, Daihatsu, Astra Honda Motor, Astragraphia, dan United Tractors.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Usai sesi sambutan, rombongan melakukan room tour di kampus 1 dan kampus 2, mengunjungi bengkel Teknik Otomasi Industri, Teknik Pemesinan, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Desain Komunikasi Visual, hingga Teknik Alat Berat.

Kunjungan SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo Lampung Tengah

Sehari setelahnya, Selasa (23/12/2025), SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menerima rombongan dari SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo Lampung Tengah. Rombongan dipimpin Kepala Sekolah Ikhtiarno, S.Pd., yang menyampaikan fokus studi tiru pada pengembangan konsentrasi keahlian, khususnya Teknik Alat Berat dan Teknik Sepeda Motor berbasis Astra.

“Kami ingin belajar banyak, terutama terkait pembukaan konsentrasi keahlian Teknik Alat Berat dan pengembangan Teknik Sepeda Motor menjadi binaan Astra Honda Motor. Dua konsentrasi ini sangat potensial di wilayah kami,” ujar Ikhtiarno.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., menyambut baik tujuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa membangun kepercayaan industri dimulai dari langkah sederhana, seperti konsisten mengirim siswa untuk praktik kerja lapangan, komitmen menjalankan seluruh program industri, hingga menjaga kualitas sumber daya manusia sekolah.

Harapan dari Kegiatan Studi Tiru

Melalui kunjungan ini, kedua sekolah berharap mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan vokasi melalui pengamatan langsung dan praktik baik yang telah diterapkan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Mulai dari budaya kerja industri, Teaching Factory (TEFA), hingga kemitraan strategis dengan industri nasional.

Konsistensi SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam menerapkan standar industri menjadi contoh konkret bagi SMK lain yang sedang memperkuat program vokasinya agar relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa kini. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments