Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kembali Jadi Rujukan Studi Tiru: Belajar dari Sekolah Binaan Astra

Iklan Landscape Smamda
SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kembali Jadi Rujukan Studi Tiru: Belajar dari Sekolah Binaan Astra
Studi tiru SMK Muhammadiyah 2 Genteng Banyuwangi di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen bidang Kerjasama Industri United Tractors dan Safety Riding Laboratorium. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana hangat terasa di ruang Multimedia Kampus 1 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Senin (6/10/2025) pagi. Senyum ramah dan jabat tangan bersahabat menyambut rombongan tamu dari ujung timur Jawa Timur, SMK Muhammadiyah 2 Genteng Banyuwangi yang datang untuk belajar langsung tentang strategi kerjasama industri dan pengelolaan Safety Riding Laboratory.

Sebagai sekolah Binaan Astra atau SMK BISA sejak tahun 2022, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen memang telah menjadi magnet bagi berbagai sekolah vokasi di Jawa Timur.

Keberhasilannya menjalin kemitraan dengan PT Astra United Tractors serta membangun Safety Riding Lab bersama PT Astra Honda Motor menjadikan sekolah ini rujukan nasional dalam pembelajaran berbasis industri.

Berbagi Pengalaman dan Semangat Kolaborasi

Rombongan SMK Muhammadiyah 2 Genteng yang dipimpin Kepala Sekolah Tamyis Rosidi, M.Pd., berjumlah 11 orang, terdiri dari unsur pimpinan sekolah dan kepala konsentrasi keahlian.

Dalam sambutannya, Tamyis menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan pihak tuan rumah.

“Meski kunjungan ini direncanakan dalam waktu singkat, kami berharap dapat membawa ilmu berharga, terutama terkait langkah-langkah kerjasama dengan United Tractors dan pengelolaan Safety Riding Lab,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin sejak SMK Muhammadiyah 2 Genteng mengikuti asesmen SMK BISA bintang 5.

“Kini kami ingin meniru keunggulan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam bidang kerjasama, Humas, pelaksanaan UKK, hingga pengembangan ekstrakurikuler Safety Riding,” tambahnya.

Menjadi Laboratorium Vokasi Berstandar Industri

M.A. Luqman Hakim, M.Pd., Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat berbagi dan berkolaborasi adalah kunci kemajuan pendidikan vokasi.

 “Kami merasa bangga sekaligus terhormat menerima kunjungan dari SMK Muhammadiyah 2 Genteng. Ini bukan sekadar studi tiru, tetapi silaturahmi ilmu untuk memperkuat jaringan SMK Muhammadiyah di Jawa Timur,” tutur Luqman.

Dalam sesi paparan, Kepala Konsentrasi Keahlian Teknik Alat Berat (TAB) Ari Yuga Aswara, M.Pd., menjelaskan langkah-langkah menjalin kerjasama strategis dengan PT United Tractors. Sementara Candra Aknuranda Wibowo, S.Pd., sebagai PIC Safety Riding Lab, memaparkan perjalanan panjang berdirinya laboratorium keselamatan berkendara yang kini menjadi ikon sekolah tersebut.

Luqman juga mengungkap bahwa dua program unggulan, Teknik Alat Berat dan Safety Riding Laboratory berada di Kampus 2. Kedua program ini menjadi simbol kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Jejak Panjang dan Reputasi Gemilang

Didirikan pada tahun 1975, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen telah menorehkan banyak prestasi. Pada 2022, sekolah ini dikukuhkan oleh PT Astra International sebagai National Showcase dari ribuan SMK binaan Astra di Indonesia.

Kini sekolah dengan delapan konsentrasi keahlianmulai dari Teknik Pemesinan hingga Desain Komunikasi Visual memiliki fasilitas pembelajaran berstandar industri. Masing-masing jurusan bahkan didampingi langsung oleh jaringan Astra, seperti Auto 2000, Astra Honda Motor, Astra Graphia, dan United Tractors.

Tak hanya itu, melalui konsep Teaching Factory (TEFA), siswa dilatih bekerja di bengkel nyata seperti POS AHASS TEFA dan AUTO M Service yang melayani konsumen masyarakat secara langsung.

Pertemuan sekolah Muhammadiyah ini menandai semangat sinergi antar-lembaga pendidikan dalam membangun mutu vokasi yang unggul. Bukan hanya saling belajar, tetapi juga saling menginspirasi untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi momen saling bertukar pengalaman dan gagasan strategis untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif dan berkarakter,” kata Luqman menutup kegiatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu