SMK Muhammadiyah 5 Kencong Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi berbasis kewirausahaan melalui pengembangan Teaching Factory (TeFa) Mulia Bread & Cakes pada hari Jum’at (16/1/2026). Program ini merupakan bagian dari Hibah Riset Muhammadiyah Batch IX Tahun 2025/2026 yang dilaksanakan oleh tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Jember.
Tim pengabdian diketuai oleh Ir. Sutikno, S.T., M.T., dengan anggota Dr. Feti Fatimah, S.E., M.M. dan Nely Ana Mufarida, S.T., M.T. Program ini bertujuan menjadikan Teaching Factory sebagai laboratorium bisnis sekolah yang terintegrasi antara pembelajaran praktik, manajemen usaha, dan pemasaran produk bakery.
Teaching Factory Mulia Bread & Cakes
Teaching Factory Mulia Bread & Cakes difokuskan pada produksi roti dan kue basah yang dikelola langsung oleh siswa jurusan Tata Boga. Melalui konsep teaching factory, siswa memperoleh pengalaman nyata mulai dari proses produksi, penerapan standar higienitas, pengemasan, hingga pemasaran produk. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta kesiapan kerja lulusan SMK.
Ketua tim pengabdian, Ir. Sutikno, S.T., M.T., menyampaikan bahwa penguatan Teaching Factory dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir usaha.
“Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, inovasi produk, manajemen keuangan, serta pemasaran digital agar Teaching Factory mampu berkembang sebagai unit usaha sekolah yang mandiri dan berdaya saing,” jelasnya.
Sementara itu, Johan Alif Ivansyah, S.TP., selaku Kaprodi Teaching Factory Mulia Bread & Cakes, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa.
“Antusiasme siswa sangat tinggi. Mereka tidak hanya belajar membuat roti dan kue basah, tetapi juga mulai memahami pentingnya pengelolaan usaha, kualitas produk, dan strategi pemasaran. Ini menjadi bekal penting bagi mereka setelah lulus,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendampingan awal, Teaching Factory Mulia Bread & Cakes telah mampu menghasilkan berbagai produk bakery dengan kualitas rasa yang baik dan diterima konsumen. Namun demikian, masih diperlukan penguatan pada aspek inovasi produk, branding, serta sistem manajemen usaha agar mampu mengikuti tren pasar dan memperluas jangkauan pemasaran.
Melalui kolaborasi antara tim pengabdian, guru, dan siswa, Teaching Factory Mulia Bread & Cakes diharapkan dapat berkembang menjadi unit usaha unggulan sekolah sekaligus sarana pembelajaran kewirausahaan yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi sekolah serta meningkatkan kompetensi lulusan SMK Muhammadiyah 5 Kencong Jember di bidang roti dan kue basah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments