
PWMU.CO – SMKS Muhammadiyah 5 Srono, yang kini mengusung nama dan semangat baru sebagai SMKS Mulia Srono, menggelar rapat penting bertajuk Penandatanganan Pakta Integritas, Rabu (9/7/025).
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen seluruh civitas akademika dalam membangun budaya kerja yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab demi kemajuan sekolah.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Srono, Fauzy. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya integritas dan konsistensi guru dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.
“Menjadi guru bukan sekadar pekerjaan, tetapi amanah besar. Kita harus jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan istiqamah,” ujarnya penuh semangat.
Kepala SMKS Mulia Srono, Muchlas Efendi ST menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia mengaku merasa tertantang untuk membawa sekolah ke arah yang lebih baik, kompetitif, dan membanggakan.

“Saya akan mengawal proses perubahan ini dengan ketulusan dan dedikasi. Ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk membangun masa depan pendidikan yang bermartabat,” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh Dadang Ginnjar selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Seluruh guru secara serentak mengikuti pembacaan tersebut, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen Pakta Integritas satu per satu.
Dokumen tersebut memuat 10 poin komitmen, mulai dari tanggung jawab mendidik, menjaga etika profesi, hingga kesanggupan menjalankan visi dan misi sekolah.
Majelis Dikdasmen PCM Srono bersama seluruh unsur pimpinan yang hadir memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Mereka berharap Pakta Integritas ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan menjadi landasan etika kerja dan budaya baru di lingkungan SMKS Mulia Srono.
Dengan semangat perubahan dan komitmen kolektif dari seluruh tenaga pendidik, SMKS Mulia Srono diharapkan mampu tumbuh menjadi sekolah yang unggul, dipercaya masyarakat, dan melahirkan lulusan yang bertakwa, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja.(*)
Pewarta Moh Gufron Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments