Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMP Muhammadiyah 1 Babat Awali Semester Genap dengan Kajian Pelajar Cegah Bullying

Iklan Landscape Smamda
SMP Muhammadiyah 1 Babat Awali Semester Genap dengan Kajian Pelajar Cegah Bullying
SMP Muhammadiyah 1 Babat Awali Semester Genap dengan Kajian Pelajar Cegah Bullying. (Adi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Senin (5/1/2025) menjadi awal masuk sekolah bagi seluruh jenjang pendidikan setelah libur semester ganjil selama kurang lebih dua pekan. Mengawali semester genap ini, SMP Muhammadiyah 1 Babat kembali melaksanakan rutinitas pagi berupa sholat Dhuha berjamaah, membaca doa dan dzikir, serta murojaah surat-surat pendek sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM).

Momentum hari pertama masuk sekolah tersebut dimanfaatkan SMP Muhammadiyah 1 Babat dengan menggelar kajian pelajar bertajuk “Cegah Bullying, Ciptakan Sekolah Nyaman”. Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi kepada siswa di awal semester sekaligus menegaskan bahwa bullying merupakan kejahatan sosial yang dapat menyerang kondisi psikologis seseorang. Bahkan, dalam konteks tertentu, bullying juga dapat masuk dalam ranah kriminal dan hukum pidana.

Selain sebagai sarana motivasi, kajian ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa akan bahaya bullying yang kerap terjadi tanpa disadari, meskipun dalam bentuk yang dianggap sepele. Pencegahan bullying perlu ditanamkan sejak dini, mengingat saat ini perilaku tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Oleh karena itu, perhatian bersama antara pihak sekolah dan orang tua menjadi sangat penting, termasuk pengawasan dan pendampingan anak di lingkungan rumah.

Pemateri kajian, Ibu Siti Ma’rifatul Laelah, S.Psi., menjelaskan bahwa bullying sering kali berawal dari hal-hal kecil yang dianggap wajar dan tidak berbahaya. Kurangnya sikap saling menghormati (respect) antar teman sebaya maupun antara kakak dan adik kelas menjadi salah satu faktor utama terjadinya bullying di lingkungan sekolah.

Dalam pemaparannya, ia juga menyampaikan beberapa langkah pencegahan bullying yang dapat diterapkan di sekolah, antara lain:

  • Peran guru dalam mengedukasi siswa mengenai jenis-jenis bullying, seperti bullying fisik, verbal, sosial, dan cyber bullying.
  • Kampanye anti bullying melalui seminar, kajian, maupun pemasangan poster di lingkungan sekolah.
  • Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
  • Membangun komunikasi yang interaktif antara guru dan siswa.
  • Kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua.

Ia menegaskan bahwa jika seluruh elemen sekolah mampu membangun komunikasi yang aktif dan nyaman; baik antar siswa maupun antara siswa dan guru, maka potensi terjadinya bullying dapat diminimalkan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu