SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto (Spemusa) terus memantapkan langkah transformasi menuju sekolah berstandar Cambridge sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan dan peningkatan daya saing global.
Upaya tersebut ditegaskan dalam kegiatan In House Training (IHT) kedua yang digelar sekolah Muhammadiyah se-Kota Mojokerto pada Sabtu (28/2). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun langkah konkret menuju target SPMB 200 persen pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Bertempat di gedung SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto, kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari lima kepala sekolah, guru, serta tim SPMB. Seluruh peserta berkomitmen memperkuat strategi promosi dan pelayanan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah.
Strategi Nyata Menuju Target SPMB 200 Persen
Kegiatan IHT difokuskan pada penyusunan strategi yang terukur, sistematis, dan kolaboratif. Penguatan branding sekolah, pelayanan prima, serta promosi digital menjadi bagian penting dalam rencana aksi yang disiapkan masing-masing sekolah.
Fokus utama diarahkan pada penguatan branding sekolah, pelayanan prima, komitmen membesarkan institusi, serta promosi digital melalui media sosial.
Selain itu, sekolah juga didorong aktif menyelenggarakan berbagai event kreatif di setiap jenjang sebagai bagian dari strategi promosi dan peningkatan daya tarik calon peserta didik baru.
Penguatan Pelayanan Prima dan Daya Saing Global
Trainer nasional, Mulyana Az, memberikan penguatan mengenai tantangan strategis dalam mempertahankan keunggulan sekolah di tengah persaingan pendidikan yang semakin kompetitif. Menurutnya, pelayanan prima menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Kualitas pelayanan mencakup kecepatan dan ketepatan waktu, kesopanan dan keramahan, serta tanggung jawab dalam menangani keluhan.
Ia menjelaskan terdapat tiga indikator pelayanan berkualitas, yakni ketika harga lebih mahal namun tidak sepadan dengan manfaat maka pelanggan akan kecewa, ketika harga sepadan dengan manfaat maka pelanggan akan puas, dan ketika harga lebih terjangkau dengan manfaat lebih besar maka pelanggan akan sangat puas.
Ia juga menekankan pentingnya sekolah untuk selalu up to date terhadap perkembangan pendidikan kekinian, termasuk membuka peluang menuju sekolah berstandar Cambridge sebagai bentuk peningkatan daya saing global.
Spemusa Targetkan Sekolah Berstandar Cambridge
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto, Nuril Jannah, menyampaikan bahwa pendidikan berbasis Cambridge dengan karakter Islami akan menjadi langkah strategis dalam memajukan mutu sekolah.
Menurutnya, konsep tersebut akan menghadirkan keseimbangan antara penguatan akademik dan pembentukan karakter religius di tengah era pendidikan 6.0, tanpa meninggalkan identitas sekolah sebagai sekolah para mubaligh yang telah melekat pada Spemusa.
Transformasi menuju sekolah berstandar Cambridge ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Semangat Kolaborasi Wujudkan Sekolah Unggul
Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan penyusunan rencana aksi yang siap diimplementasikan di masing-masing sekolah.
Semangat yang dibangun melalui arahan trainer mendorong seluruh tim untuk bergerak cepat, solid, dan inovatif dalam mencapai target.
Dengan sinergi dan komitmen bersama, sekolah Muhammadiyah se-Kota Mojokerto optimistis mampu mencapai target SPMB 200 persen sekaligus mewujudkan sekolah unggul yang berkemajuan dan berdaya saing global.






0 Tanggapan
Empty Comments