SMP Muhammadiyah 13 Kalen secara konsisten melaksanakan Program Muhadharah sebagai bagian dari pembinaan karakter, keagamaan, dan keterampilan komunikasi siswa.
Kegiatan ini terlaksana setiap hari setelah salat zuhur. Pada Rabu (04/02/2026), program muhadharah kembali berlangsung dengan tertib dan khidmat di Masjid SMP Muhammadiyah 13 Kalen.
Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini sebagai sarana latihan berpidato, kultum, dan dakwah di lingkungan sekolah.
Agenda Rutin Sekolah
Usai salat Zuhur berjamaah, para siswa tetap berada di masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan muhadharah.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin sekolah yang bertujuan membiasakan siswa berani tampil di depan umum serta mampu menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan bahasa yang santun dan terarah.
Kepala SMP Muhammadiyah 13 Kalen, Imamul Barri SE SPd menyampaikan bahwa program muhadharah merupakan kegiatan rutin yang terancang untuk melatih mental dan kepercayaan diri siswa.
“Program muhadharah ini rutin kami laksanakan setiap hari setelah salat Zuhur. Petugas kegiatan, mulai dari pembawa acara, pembaca Al-Qur’an, hingga penyampai kultum, semuanya disiapkan dan dilaksanakan oleh siswa sendiri” ujar Imamul Barri.
Menurutnya, keterlibatan siswa secara langsung sebagai petugas muhadharah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga pelaku aktif dalam kegiatan keagamaan di sekolah.
Rangkaian kegiatan muhadharah bermula dengan pembukaan oleh pembawa acara, dan berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Kemudian penyampaian kultum atau dakwah singkat oleh siswa yang mendapat giliran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, tenang, dan penuh kekhusyukan.
Evaluasi dan Pesan Moral
Menariknya, setiap akhir kegiatan muhadharah, sekolah selalu memberikan kesempatan kepada bapak dan ibu guru untuk menyampaikan sambutan.
Sambutan tersebut biasanya berisi evaluasi terhadap penampilan siswa, baik dari segi keberanian, penguasaan materi, maupun cara penyampaian.
“Apa yang kalian sampaikan sudah baik, tetapi akan lebih bagus jika intonasi suaranya diperjelas dan lebih percaya diri” ujar Yudi saat memberikan evaluasi.
Selain evaluasi, guru juga kerap menyampaikan pesan moral sebagai penguatan nilai-nilai kebaikan bagi siswa. Hal ini agar kegiatan muhadharah tidak hanya melatih keterampilan berbicara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan akhlak.
Di samping itu, Imamul Barri menambahkan bahwa keberanian berbicara di depan umum merupakan bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap melalui muhadharah ini, siswa memiliki keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berdakwah dengan cara yang baik dan santun” tambahnya.
Program muhadharah ini teramaikan oleh seluruh siswa SMP Muhammadiyah 13 Kalen dengan sistem bergiliran sebagai petugas setiap harinya.
Manfaat Muhadharah
Dengan sistem tersebut, setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar bertanggung jawab, mempersiapkan materi, dan tampil di depan teman-temannya.
Kegiatan muhadharah memiliki banyak manfaat bagi siswa. Antara lain
- Melatih keberanian dan rasa percaya diri untuk tampil di depan umum,
- Mengembangkan kemampuan public speaking yang baik dan terstruktur,
- Meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta sistematis dalam menyampaikan gagasan,
- Memperkaya kemampuan berbahasa yang santun dan komunikatif,
- Menanamkan nilai-nilai keagamaan serta akhlak mulia melalui materi yang disampaikan,
- Melatih jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab,
- Membentuk sikap disiplin dalam mempersiapkan dan melaksanakan tugas,
- Membiasakan siswa berani mengemukakan pendapat secara sopan, serta
- Membekali siswa dengan keterampilan komunikasi yang bermanfaat untuk masa depan. Baik dalam dunia pendidikan, organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat.
Dengan terlaksananya program muhadharah secara rutin ini, SMP Muhammadiyah 13 Kalen menegaskan komitmennya dalam mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik.
Namun juga memiliki keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan berdakwah dan menyampaikan kebaikan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments