Kepala Sekolah bersama Wakil Kepala Urusan Kurikulum (Wakakur) SMP Muhammadiyah 25 Pondok Pesantren Modern Paciran menghadiri kegiatan penandatanganan kerja sama, seminar pendidikan, dan buka bersama yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) di Hotel Harris Gubeng Surabaya. Acara ini terselenggara atas kerja sama PWM Jawa Timur dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapore dalam rangka pengembangan program pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dan koding di sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Kerja sama antara SMP Muhammadiyah 25 Paciran—yang dikenal dengan sebutan SMP MUDAMA—dan MCE menjadi bagian dari inovasi sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi. Program tersebut direncanakan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026–2027.
Langkah ini sekaligus menjadi pengembangan dari program Technology Class yang telah berjalan selama satu tahun terakhir di SMP MUDAMA.
Pendidikan Adaptif
Kepala SMP Muhammadiyah 25 Paciran, Furqon Firmansyah, M.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan MEC sebagai mitra pendidikan merupakan langkah strategis untuk membuka akses pembelajaran berstandar internasional bagi para siswa.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi jembatan penting bagi sekolah dalam mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan pemrograman.
“Kami berharap kerja sama ini mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF dari berbagai daerah, antara lain PDM Kabupaten Lamongan, PDM Kabupaten Malang, PDM Kota Surabaya, dan PDM Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, sebanyak 55 kepala sekolah Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jawa Timur turut hadir sebagai peserta dalam program kerja sama dengan MEC.
Acara dibuka oleh Prof. Dr. Isa Anshori, M.Si., selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu program prioritas PWM Jawa Timur untuk meningkatkan mutu serta daya saing sekolah Muhammadiyah di era digital.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seminar pendidikan bertema “Our Journey Together to Effective Learning: AI, Leadership and Teacher Development” yang disampaikan oleh Mrs. Joy Tan, Head of Learning Solutions MEC.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak sekolah dan MEC. Acara kemudian ditutup dengan kajian menjelang berbuka puasa bertema “Meneladani KH. Ahmad Dahlan untuk Internasionalisasi Pendidikan dan Pendidikan Berkemajuan yang Berdaya Saing” yang disampaikan oleh Dr. Eko Hardiansyah, M.Psi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments