Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMPM 5 Karanggeneng Kembangkan Kompetensi Budaya Indonesia dan Asing

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Dokumentasi siswa, guru, dan turis asing di Museum Mini Sisa Hartaku. (Mushlihin/PWMU.CO)

PWMU.CO – SMP Muhammadiyah (SMPM) 5 Karanggeneng, Lamongan, mengembangkan kompetensi interkultural untuk memahami budaya Indonesia dan asing pada hari Jumat sampai Ahad (23-25/5/2025).

Kegiatan diikuti puluhan siswa, guru dan keluarganya. Mereka berkumpul di SMPM 5 Karanggeneng pukul 20.00 WIB. Mereka menaiki bus dengan membaca doa Bismillah. Semoga kendaraan ini tidak tergelincir.

Kendaraan itu berhenti di Wisata Pantai Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta. Penumpang mandi dan membayar lima ribuan rupiah, lalu shalat Subuh di masjid.

Lantas sarapan dengan menu nasi putih, telur, daging, ikan, kacang, bolet rebus, dan teh seharga tiga puluh ribuan seporsi. Kemudian berjalan ke pantai bermain pasir, melihat ombak dan pemandangan yang menakjubkan serta berkomunikasi dengan orang asing.

Setelah itu bus menuju Gunung Merapi. Penumpang beralih naik Jeep. Isinya maksimal empat orang. Harganya empat ratus lima puluh ribuan.

Para penumpang diwajibkan memakai helm, dan dianjurkan memakai jas hujan. Mereka diajak ice breaking, mengunjungi Petilasan Mbah Maridjan, masuk Bunker Kaliadem, berkeliling Museum Sisa Hartaku, dan melintasi sungai, serta menyapa turis asing, bahkan berfoto bersama.

Juru kunci Merapi berpesan yang ditulis pada sebongkah batu. Aku ora ngalahan, tur ora pengen diialahke. Nanging mesti tekan janjine, mung nyuwun pangapuro, nek ono seng ketabrak, keseret, kenter, kebanjiran lan klelep. Mergo ngalang- ngalangi dalan seng tak lewati (Saya tidak mengalah juga tidak ingin dikalahkan. Bila meletus, mohon maaf jika ada yang tertabrak, hanyut, kebanjiran dan tenggelam. Lantaran menghangi jalan).

Siswa dan guru menaik bis menuju Raos Djogja Resto. Empat kuliner ini digemari banyak orang berkat menu otentik, cita rasa tradisional, dan lokasi strategis.

Oseng Mercon Sapi Rp 33.000, Nasi Gudeg Telor Rpc20.000, Bakmi Goreng Seafood Rp 35.000. Toilet dan musala bersih. Shalat dilakukan jamak qasar Dzuhur Asar dapat didirikan dengan tenang.

Berikutnya bus menuju ke area belanja Bakpia Jogkem. Bakpia adalah makanan khas Yogyakarta yang diproduksi sejak tahun 1948. Bakpia Jogkem ini beda dengan bakpia yang lainnya.

Lebih lembut untuk rasa, tekstur dan bentuknya. Parkir, toilet, dan musala memadai. Guru dan siswa pun shalat jamak qasar Maghrib dan Isya dengan khusyuk.

Setelah itu melaju ke Malioboro. Guru dan siswa berfoto, lantas belanja di pasar sore dan Ramayana. Adapula pertunjukan angklung, persewaan dokar dan jasa becak.

Wisatawan dalam negeri dan asing berjalan santai (fun walk). Adapula fasilitas untuk difabel. Meskipun hujan di malam Minggu, namun tetap riuh. Mereka berjalan tanpa angkuh.

Selanjutnya, keluarga besar SMPM 5 Karanggeneng makan malam di Pawon Simbok Jogonalan Klaten. Pengunjung dapat menyalurkan bakat menyanyi atau bermusik. Restoran ini menyediakan tempat duduk di area terbuka dan menyajikan hidangan vegan serta musik live.

Akhirnya keluarga besar SMPM 5 Karanggeneng kembali pulang ke rumah Ahad subuh. Mereka berlindung kepada Allah dari letihnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang buruk.(*)

Penulis Mushlihin Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu