Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan salah satu program kerja utama pada 29 Juli–2 Agustus 2025.
Kegiatan bermula pukul 09.00 WIB dengan proses pembuatan Eco Paving. Program ini bekerja sama dengan pengurus Tempat Pembuangan Sampah (TPS 03) Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno.
Tim KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya menjalankan program inovatif pengolahan sampah anorganik di TPS Desa Mojoduwur. Program ini berfokus pada pembuatan Eco Paving ramah lingkungan yang memanfaatkan campuran sampah plastik sebagai bahan utama, oli bekas, dan pasir hitam dengan perbandingan 6:1:3.
Proses pembuatan Eco Paving diawali dengan mengumpulkan sampah plastik dari TPS, lalu dicacah kecil-kecil. Selanjutnya dicampur dengan oli bekas. Sebelum pasir hitam dimasukkan, terlebih dahulu pasir diayak.
Campuran tersebut diproses dengan pemanasan dan pencetakan menggunakan cetakan khusus hingga terbentuk Eco Paving yang kokoh dan tahan lama.
Kegiatan ini bertujuan mengatasi penumpukan sampah anorganik yang sulit terurai dan belum dimanfaatkan oleh desa. Program ini juga memberikan opsi bernilai ekonomis bagi masyarakat.
“Penggunaan sampah plastik ini adalah bahan utama yang berfungsi sebagai perekat, pasir hitam untuk menambah kekuatan dan tekstur padat pada paving, dan oli bekas pelarut sampah plastik dan pasir hitam serta sebagai pelumas alami dalam proses pencetakan,” kata Bintang selaku Koordinator Eco Paving.
Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik
Kepala Desa Mojoduwur, Imam Bai Haki, mengapresiasi program ini karena mampu memberikan solusi kreatif dalam mengatasi masalah sampah plastik di wilayahnya.
Ia menjelaskan bahwa program Eco Paving dapat menjadi opsi untuk mengatasi penumpukan sampah plastik di TPS 03 yang sebelumnya belum dimanfaatkan.
Program pembuatan Eco Paving ini mendapat sambutan positif dari warga dan diharapkan menjadi langkah awal menuju desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri secara ekonomi.
Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta solusi alternatif untuk mengatasi masalah sampah di Desa Mojoduwur maupun desa lain yang memiliki permasalahan serupa.
Tim KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya mengolah sampah plastik di TPS 03 Desa Mojoduwur menjadi Eco Paving ramah lingkungan dengan campuran plastik, oli bekas, dan pasir hitam yang diproses hingga menjadi paving kuat dan tahan lama.
Program ini membantu mengurangi sampah plastik sekaligus memberi nilai ekonomi bagi warga. Kepala Desa Mojoduwur mengapresiasi inisiatif ini sebagai solusi kreatif dan berharap dapat diterapkan di desa lain untuk berkembang bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments