
PWMU.CO – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Tabanan turut berperan dalam Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) yang digelar pada Selasa (25/2/2025) di Ruang Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan.
Kegiatan ini dihadiri oleh 133 kepala desa/sekretaris desa serta 10 camat/seketaris kecamatan se-Kabupaten Tabanan.
Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris BPBD Tabanan dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tabanan I Purnawan, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Tabanan Bagus Indra Putra, SE, MM, serta Ketua MDMC Tabanan yang juga Sekretaris FPRB, Inti Trisginarsih, ST.
Dalam pemaparannya, Inti Trisginarsih menjelaskan pentingnya penilaian ketangguhan desa sebagai instrumen dalam pengurangan risiko bencana.
“PKD berfungsi sebagai panduan untuk menilai sejauh mana kesiapan desa dalam menghadapi bencana. Penilaian ini mencakup berbagai aspek seperti layanan dasar, pencegahan dan mitigasi, kebijakan penanggulangan bencana, serta kesiapsiagaan dalam kondisi darurat dan pemulihan pascabencana,” terangnya.
Ia juga menekankan bahwa PKD memiliki tahapan prosedural, mulai dari kesepakatan waktu dan tempat pelaksanaan, pengumpulan data verifikasi, hingga input hasil penilaian ke katalog kesiapsiagaan desa.
“Dengan prosedur yang tepat, hasil PKD bisa menjadi dasar dalam penyusunan strategi penanggulangan bencana yang lebih efektif,” tambahnya.
Ketua FPRB Tabanan, Bagus Indra Putra, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi dan ancaman bencana di daerah mereka.
“Kegiatan ini bersifat tahunan dan berkelanjutan agar setiap desa memiliki program kesiapsiagaan yang benar-benar siap menghadapi bencana,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif desa dalam pengisian kuesioner penilaian ketangguhan desa.
“Kuesioner ini menjadi tolok ukur sejauh mana desa telah siap menjadi Desa Tangguh Bencana,” pungkasnya. (*)
Penulis TM. Fajar Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan







0 Tanggapan
Empty Comments