Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan, Majelis LLHPB dan IGABA Kota Batu bekerja sama dengan BPBD setempat serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyelenggarakan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dan ibu-ibu Aisyiyah Kota Batu pada Rabu (26/11/2025) di TPA Tissa Surya Sakinah, Jalan Mustari nomor 07, Kota Batu.
Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan BPBD, MDMC, LLHPB, dan IGABA Kota Batu.
Tujuannya jelas, yakni memperkuat kapasitas pendidik dalam mengenali risiko, melakukan pencegahan, serta memahami langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi.
Rangkaian Acara Interaktif dan Edukatif
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pengelola TPA Surya Sakinah serta perwakilan IGABA Kota Batu. Kemudian, berlanjut dengan pemaparan materi kebencanaan yang mencakup pengenalan SPAB, potensi bencana di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah kesiapsiagaan yang dapat diterapkan di satuan pendidikan.
Pada sesi teknis, narasumber dari BPBD dan MDMC memaparkan prosedur evakuasi, penanganan keadaan darurat, serta pentingnya membangun budaya sadar bencana sejak dini.

Tidak hanya teori, peserta juga diajak terlibat dalam simulasi sederhana untuk mempraktikkan langkah penyelamatan diri secara tepat.
“Kegiatan ini sangat interaktif. Kami tidak hanya mendengar, tetapi juga langsung mempraktikkan apa yang diajarkan,” ujar salah satu peserta.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para guru dan pendidik dapat berbagi pengalaman serta mengklarifikasi hal-hal teknis terkait penerapan SPAB di lembaga masing-masing.
Target: PAUD Tangguh Bencana
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pendidik di bawah naungan IGABA Kota Batu memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana. T
Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya sadar bencana sejak usia dini melalui pembiasaan dan edukasi yang konsisten.
“Kami berharap setiap lembaga PAUD dapat menyusun rencana kedaruratan, melakukan simulasi rutin, dan menerapkan SOP bencana secara mandiri,” tutur perwakilan panitia, Nur Hanafiyah.
Kerja sama yang erat antara satuan pendidikan, orang tua, dan pihak terkait juga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.
SPAB: Investasi Masa Depan
Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bukan sekadar program, melainkan investasi untuk melindungi generasi penerus bangsa. Sebagaimana tercantum dalam materi sosialisasi, SPAB bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu fasilitas sekolah yang aman, manajemen bencana di sekolah, serta pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.
Dengan semangat Siap untuk Selamat, guru-guru Aisyiyah Kota Batu siap menjadi agen perubahan dalam mewujudkan satuan pendidikan yang tangguh dan berkelanjutan.





0 Tanggapan
Empty Comments