SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri), Kabupaten Gresik, menggelar rangkaian kegiatan Sparkling Ramadan 1447 H sepanjang bulan suci Ramadan.
Program ini dirancang sebagai upaya sistematis sekolah dalam memperkuat pembinaan keislaman, karakter, serta pengawasan ibadah peserta didik selama Ramadan.
Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Ismuba SD Muwri, Indarti, S.Pd. Sparkling Ramadan merupakan agenda tahunan yang terus dikembangkan agar semakin relevan dengan kebutuhan pembinaan siswa.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi One Day One Juz, Monitoring Ramadan, Buka Bersama, Berbagi Ta’jil Berkah (BTB), Kajian Jelang Berbuka (Kalbu), Darul Arqam, Tarawih berjamaah, Tebar Zakat, Salat Idul Fitri, serta Anjangsana Syawal, Rabu (25/2/2026).
Koordinator Ke-Islaman, Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab (Ismuba) menyampaikan bahwa seluruh kegiatan tersebut disusun dalam satu konsep pembinaan terpadu, yakni memperbanyak ibadah sekaligus melakukan kontrol aktivitas keagamaan siswa selama bulan Ramadan.
“Kami ingin memastikan bahwa Ramadan tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan siswa untuk memperbaiki kualitas ibadah, akhlak, serta kedisiplinan,” ujarnya.
Program One Day One Juz menjadi salah satu kegiatan unggulan. Melalui program ini, siswa diarahkan untuk membiasakan membaca al-Quran setiap hari.
Guru wali kelas dan tim Ismuba melakukan pendampingan serta pencatatan capaian harian siswa secara mandiri atau dibantu orang tua dengan dibekali buku panduan dan monitoring Ramadan dengan jujur.
Selain meningkatkan kuantitas tilawah, program ini juga diharapkan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap al-Quran sejak dini.
Sementara itu, kegiatan Monitoring Ramadan dilakukan dengan melibatkan guru dan orang tua. Siswa diminta melaporkan aktivitas ibadah harian seperti salat fardhu, salat sunnah, tadarus, serta amalan Ramadan lainnya.
Laporan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk melihat perkembangan spiritual siswa selama Ramadan.
Kegiatan Kajian Jelang Berbuka (Kalbu) menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati. Kajian ini dilaksanakan setiap hari menjelang waktu berbuka puasa dengan mendengarkan rekaman yang telah disiapkan olem tim.
Materi kajian disampaikan secara bergilir oleh Kepala Sekolah, pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wringinanom, pengurus Pimpinan Cabang Aisyiyah Wringinanom, unsur ortom dan Ikwam, serta perwakilan siswa.
Menurut Koordinator Ismuba, keterlibatan berbagai unsur tersebut dimaksudkan agar siswa mendapatkan teladan langsung dari para tokoh persyarikatan, pendidik, dan juga dari teman sebaya.
Materi kajian disesuaikan dengan jenjang usia siswa, mulai dari tema keutamaan puasa, adab beribadah, kejujuran, tanggung jawab, hingga pentingnya menjaga lisan dan pergaulan dan materi lainya.
Selain penguatan spiritual, Sparling Ramadan juga menekankan aspek sosial. Melalui program BTB, siswa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan berbagi makanan berbuka kepada masyarakat sekitar sekolah dan pengguna jalan.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, empati, serta semangat berbagi sejak usia dini.
Kegiatan Darul Arqam dilaksanakan sebagai sarana pembinaan ideologi dan karakter ke Muhammadiyahan bagi siswa.
Dalam kegiatan ini, siswa dibekali pemahaman dasar tentang nilai-nilai Islam, akhlak mulia, serta semangat berorganisasi dan berkontribusi untuk umat dan bangsa.
Selama bulan Ramadan, siswa juga diarahkan untuk mengikuti salat tarawih berjamaah bersama keluarga di lingkungan masjid maupun musala di sekitar rumah masing-masing.
Selanjutnya, pada akhir Ramadan nanti, SD Muwri akan melaksanakan program Tebar Zakat sebagai bentuk edukasi tentang kewajiban zakat dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan pemahaman bahwa ibadah tidak hanya bersifat individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial.
Rangkaian Sparkling Ramadan nanti akan ditutup dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri di halaman SD Muwri dan dilanjutkan dengan kegiatan Anjangsana Syawal sebagai sarana mempererat silaturahmi antara siswa, guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah.
Pihak sekolah berharap, melalui Sparkling Ramadan 1447 H ini, terbentuk karakter siswa yang religius, disiplin, peduli, serta mampu menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai kebiasaan positif yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments