Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemdalas Gelar Pelatihan Menulis Cerpen dan Resensi Buku

Iklan Landscape Smamda
Spemdalas Gelar Pelatihan Menulis Cerpen dan Resensi Buku
pwmu.co -
Fitri Wulandari saat memberikan materi menulis cerpen (Ichwan Arif/PWMU.CO)

Spemdalas Gelar Pelatihan Menulis Cerpen dan Resensi Buku, liputan kontributor PWMU.CO Gresik Ichwan Arif

PWMU.COSMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik Jawa Timur (Spemdalas) mengadakan pelatihan menulis cerita pendek (cerpen) dan resensi buku di Synergy Room, Senin (17/10/22).

Dua pelatihan menulis ini sebagai persiapan sekolah dalam menggelar kegiatan lomba dalam rangka Bulan Bahasa yang diikuti siswa kelas VII-IX dengan acara puncaknya akan diselenggarakan 28 Oktober 2022 nanti. Untuk memberikan bekal kemampuan menulis, Fitri Wulandari SS dan Dheni Iga Pratiwi SPd menjadi narasumber dalam memberikan materi.

Di hadapan peserta pelatihan, guru bahasa Indonesia Fitri Wulandari SS menyampaikan cerpen merupakan sebuah karya fiksi prosa yang bisa dibaca dalam sekali duduk. Biasanya antara 20 menit sampai satu jam.

“Cerpen memiliki alur cerita sederhana yang berfokus pada tokoh. Peristiwa disajikan secara cermat dan jelas dan alurnya hanya menceritakan satu kejadian atau peristiwa saja,” ujarnya.

Dalam proses kreatif, paparnya, penulis harus pandai-pandai dalam menempatkan struktur teks. Mulai dari orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, dan resolusi. Ketepatan dalam membuat struktur tersebut akan berdampak pada bagus tidaknya cerita yang disajikan dalam alur cerita.  

Peserta pelatihan menulis cerpen dan resensi buku Spemdalas (Ichwan Arif/PWMU.CO)

Tips Menulis Cerpen

Fitri Wulandari menjelaskan ada empat tips menulis cerpen sehingga bisa menciptakan rangkaian cerita yang unik dan menarik.

“Pertama, eksplorasi ide. Sebagai karya fiksi, cerpen menceritakan peristiwa yang unik dan spesifik. Kedua, menguasai tema. Cerita dikembangkan berdasarkan pengalaman, pengetahuan, dan tujuan penulisan,” katanya.

Tips ketiga, lanjutnya, motivasi diri. Penulis harus mampu menemukan hal-hal untuk mendukung kerja kreatif. Keempat, menentukan jumlah, nama, sifat dan peran tokoh. Penulis harus fokus peristiwa dan cerita terjalin dalam unsur ekstrinsik.

“Supaya cerita yang dibuat semakin menarik, maka penulis harus memperhatikan paragraf awal, pertimbangkan pembaca, ada bumbu penyedap, dan sentakan ending. Keempat ini harus diaplikasi sehingga dalam proses kreatif, cerpen yang dibuat benar-benar bisa bagus dan enak dibaca,” ungkapnya.

Dheni Iga Pratiwi menyampaikan materi menulis resensi buku (Ichwan Arif/PWMU.CO)

Resensi Buku

Dalam materi penulisan resensi buku, Dheni Iga Pratiwi menyampaikan unsur-unsur yang harus ada dalam tulisan resensi.

“Mulai dari judul resensi, identitas buku, riwayat kepengarangan, sinopsis (ringkasan cerita), kelebihan dan keunggulan isi buku, dan penutup. Keenam hal ini harus tercantum dalam tulisan resensi buku yang nantinya kita buat,” katanya.

Dia memaparkan untuk kelebihan dan kekurangan isi buku, penulis bisa melihat dari 2 sisi. Pertama segi fisik, mulai dari sampul, kualitas cetakan, jenis kertas, dan bentuk serta jenis huruf. Kedua adalah segi nonfisik. Dalam hal ini, penulis bisa melihat dari sisi jalan cerita, manfaat bagi pembaca, bahasa yang digunakan, dan kualitas pengarang.

Ini, tegasnya, yang menjadikan tulisan resensi kita memiliki kualitas. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu