Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemduta Kenalkan Interactive Flat Panel, Pembelajaran Interaktif Makin Hidup

Iklan Landscape Smamda
Spemduta Kenalkan Interactive Flat Panel, Pembelajaran Interaktif Makin Hidup
M. Arif Syaifudin kepala Spemduta saat ajarkan IFP kepada guru dan karyawan. Foto: Emil Mukhtar/PWMU.CO
pwmu.co -

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Taman (Spemduta) kembali mengenalkan perangkat baru yang telah diterima sekolah kepada guru dan karyawan, yakni Interactive Flat Panel (IFP). Pengenalan tersebut dilakukan dalam agenda briefing guru dan karyawan pada Jumat pagi (30/1/2026).

Perangkat yang sekilas menyerupai televisi layar lebar ini bukan sekadar layar pemutar video. IFP merupakan pusat kendali pembelajaran interaktif yang dapat menggantikan peran papan tulis konvensional maupun proyektor.

Di Spemduta, perangkat ini akan dimaksimalkan penggunaannya di salah satu ruang yang mendukung sistem moving class, yaitu laboratorium sains sekolah.

Dengan adanya IFP, siswa diharapkan tidak lagi hanya duduk dan mendengarkan guru. Melalui fitur multi-touch, beberapa siswa dapat maju bersamaan untuk mengerjakan soal atau menyusun elemen grafis langsung di layar.

Materi abstrak seperti struktur atom, konsep matematika, atau rotasi planet juga dapat ditampilkan melalui simulasi 3D yang bisa diputar dan diperbesar langsung dari layar. Selain itu, guru dapat menghubungkan laptop atau tablet ke IFP secara nirkabel sehingga lebih leluasa bergerak di dalam kelas.

Kepala Spemduta, M. Arief Syaifuddin, menyampaikan harapannya agar seluruh kelas dapat mengoptimalkan penggunaan perangkat tersebut bersama siswa.

“Jadwal sudah disiapkan oleh tim kurikulum. Mohon alat ini bisa dimaksimalkan. Karena unitnya masih satu, penggunaannya diatur secara bertahap,” ungkapnya.

Staf Sarana Spemduta bidang Informasi dan Teknologi, Govi Ajy Putra, juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi guru yang masih mengalami kendala teknis.

“Bapak-Ibu, insyaallah saya siap membantu jika masih diperlukan pendampingan, baik dalam penggunaan perangkat maupun koneksi internet,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, guru juga dikenalkan cara menghubungkan IFP dengan laptop, tablet, dan ponsel. Untuk aplikasi edukasi, Govi yang akrab disapa Mas Govi turut memperkenalkan sumber belajar Ruang Murid di Rumah Pendidikan. Meski demikian, guru diharapkan tetap mengembangkan aplikasi pembelajaran buatan sendiri dan tidak hanya bergantung pada platform yang sudah tersedia. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu