Dalam rangka menciptakan pembelajaran Islami yang bermakna, berkesadaran, dan mendalam pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu Gresik) menggelar kegiatan PKDA (Pesantren Kilat Darul Arqam). Kegiatan ini diikuti oleh 84 siswa kelas VIII.
Suasana khidmat menyelimuti Aula Al-Qolam sebagai lokasi kegiatan tahunan yang berlangsung pada 23–25 Februari 2026. Mengusung tema “Spirit Ramadan: Meningkatkan Ibadah dan Siap Menjadi Generasi Qurani”, sekolah yang beralamat di Jalan KH Kholil No. 90 Gresik, Jawa Timur, ini menghadirkan program yang bertujuan memperdalam nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter siswa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Beberapa agenda utama PKDA tahun ini meliputi kajian fikih ibadah tentang tata cara thaharah dan salat yang sempurna. Kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran etika pergaulan, praktik perawatan jenazah, tadabbur Al-Qur’an, serta literasi digital Islami.
Penanggung jawab kegiatan PKDA, Eka Winsyaputra, menjelaskan bahwa selama tiga hari para siswa mengikuti rangkaian agenda yang padat namun tetap edukatif. Materi yang disampaikan tidak hanya sebatas teori ibadah, tetapi juga mencakup aspek praktis dan kontekstual.
“Materi PKDA Ramadan tahun ini banyak mengambil problematika yang terjadi di masyarakat, baik yang berkaitan dengan Kemuhammadiyahan, Al-Islam, maupun persoalan sosial. Harapannya, ketika kembali ke masyarakat, siswa Spemutu memahami peran yang harus dilakukan sesuai dengan akidah serta kaidah dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan,” ujarnya.
Sementara itu, kepada kontributor PWMU.CO, Naseem Bahasuan, salah satu peserta PKDA, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut. Menurut siswa berusia 14 tahun itu, PKDA bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan wujud aktualisasi pembelajaran mendalam selama Ramadan 1447 Hijriah.
Hal senada disampaikan Cynthia Rizky Joanita. Siswi kelahiran Gresik tersebut menilai PKDA tahun ini bertujuan membentuk generasi masa depan yang memiliki benteng spiritual kokoh dan berakhlakul karimah.
Antusiasme tampak jelas dari wajah para peserta. Meski harus menginap dan mengikuti jadwal yang cukup ketat, momentum PKDA 1447 H ini diharapkan menjadi titik balik bagi siswa kelas VIII untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih religius dan berintegritas. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments