Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spirit Kemerdekaan Warnai Rapat Bulanan MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan

Iklan Landscape Smamda
Spirit Kemerdekaan Warnai Rapat Bulanan MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan
pwmu.co -

 

Nuansa kemerdekaan terasa kuat di ruang rapat MTs Muhammadiyah 15 (Mulimas) Al Mizan Lamongan saat digelar rapat bulanan tahun pelajaran 2025/2026, Jumat (15/8/2025).

Seluruh guru dan karyawan hadir, mengikuti agenda yang diawali dengan kajian iftititah penuh semangat.

Suwito MPdI, yang membawakan kajian, mengajak peserta rapat merenungkan makna kemerdekaan di usia 80 tahun Republik Indonesia. Ia membuka dengan doa, memohon perlindungan Allah dari segala keburukan, sifat malas, dan siksaan di akhirat.

“Usia 80 tahun mestinya adalah usia matang bagi sebuah negara,” ujarnya. “Namun realitas politik, ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya kita masih jauh dari ideal. Branding Indonesia Maju yang dulu digaungkan, ternyata masih menyisakan banyak pekerjaan rumah besar.”

Suwito membandingkan kondisi Indonesia dengan Finlandia yang mampu memberikan fasilitas publik gratis, seperti listrik, pendidikan, hingga jaminan perumahan bagi warganya. Padahal, menurutnya, kekayaan sumber daya alam Indonesia jauh melampaui negara tersebut.

Ia juga mengangkat pelajaran dari masa kepemimpinan Umar bin Khattab, ketika kesejahteraan rakyat begitu terjamin. “Seandainya sistem ekonomi Islam dijalankan, gaji guru bisa sangat tinggi, bahkan mencapai ratusan juta, karena negara memprioritaskan kesejahteraan rakyatnya,” katanya.

Suasana rapat bulanan Mulimas. (Alfain/PWMU.CO)

Tiga Catatan Kemerdekaan

Dalam refleksi kemerdekaan, Suwito menyampaikan tiga poin penting:

Satu, Kontribusi Umat Islam
Lebih dari 90 persen pahlawan nasional yang berjuang merebut kemerdekaan adalah umat Islam. “Ini fakta sejarah yang harus kita ingat,” tegasnya.

Dua, rahmat Allah dalam Perjuangan
Kemenangan para pejuang dengan senjata sederhana melawan senjata mutakhir penjajah adalah bukti pertolongan Allah.

Tiga, Fakta Penjajahan
Ia mengingatkan bahwa tidak ada satupun negara Arab yang pernah menjajah Indonesia. Penjajahan dilakukan oleh bangsa-bangsa Eropa dan Asia Timur, seperti Belanda, Inggris, Portugis, Spanyol, Perancis, dan Jepang.

Kepala Madrasah Ajak Guru Teladani Perjuangan

Kepala MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan, Alimah SPdI, menegaskan pentingnya mengingat sejarah perjuangan bangsa, khususnya peran ulama dan umat Islam.

“Jangan sampai kita melupakan pengorbanan mereka,” ujarnya. Ia mengajak para guru untuk meneladani semangat juang itu dalam mendidik anak-anak.

Terakhir, Alimah mengingatkan, bahwa tugas sebagai pendidik harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. “Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kerja nyata di sekolah,” tutupnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu