Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Utsman bin Affan resmi menggelar kegiatan Stadium General pada Jumat (31/10/2025) bertempat di Ruang Seminar Dome Lantai 1 Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Tahun 2025 yang mengusung tema “Meneguhkan Integritas Kader Melalui Penguatan Ideologi, Rasionalitas, dan Kesadaran Sosial.”.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 mahasiswa, yang sebagian besar berasal dari Fakultas Ekonomi, serta beberapa dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Acara ini menjadi langkah strategis dalam mencetak kader tangguh yang siap menghadapi tantangan era VUCA.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak awal acara, menunjukkan semangat mereka untuk belajar dan berkembang dalam lingkungan Ikatan.
Dipandu oleh Dwi Restu Utomo sebagai moderator, acara ini menghadirkan Abdul Roshid sebagai narasumber utama. Abdul Roshid, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh dalam gerakan mahasiswa Muhammadiyah, membawakan materi bertajuk “Transformasi SDM dalam Menghadapi VUCA.”
Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membangun mindset yang tepat serta visi yang jelas bagi mahasiswa, khususnya para calon kader.
“Seorang kader harus memiliki visi yang jauh ke depan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Abdul Roshid menegaskan bahwa VUCA merupakan singkatan dari:
- Volatility berarti perubahan yang terjadi sangat cepat.
- Uncertainty berarti ketidakpastian, yaitu sulitnya memprediksi apa yang akan terjadi.
- Complexity berarti situasi yang sangat kompleks, di mana banyak faktor saling terkait dan dapat menimbulkan gangguan bagi suatu organisasi.
- Ambiguity berarti ketidakjelasan atau bias dalam informasi, sehingga sulit untuk menentukan arah yang tepat.
Abdul Roshid juga membagikan beberapa tips kepada para calon kader mengenai cara mengelola VUCA, sekaligus strategi untuk mentransformasi pola pikir mereka.
Sepanjang acara, suasana berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan tanya jawab yang menggugah kesadaran kritis mereka terhadap isu sosial dan keorganisasian.
Interaksi yang terbangun menjadi cerminan bahwa kader IMM siap menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton dalam perubahan.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata kepada narasumber serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia.
Suasana keakraban terasa hangat, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas keluarga besar IMM, khususnya dari Komisariat Utsman bin Affan.
Melalui kegiatan Stadium General ini, diharapkan para peserta dapat memperkuat nilai-nilai dasar Ikatan, mengembangkan pola pikir yang rasional, serta menumbuhkan kesadaran sosial yang tinggi.
DAD bukan sekadar agenda kaderisasi, melainkan juga ruang pembentukan karakter untuk mencetak generasi muda yang siap berkhidmat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments