Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Blora menyelenggarakan Seminar Internasional pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus STAI Muhammadiyah Blora pukul 08.00–11.00 WIB.
Seminar ini menjadi bagian dari upaya strategis kampus untuk memperkuat wawasan global sivitas akademika sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi berorientasi internasional.
Seminar internasional tersebut mengangkat tema Internationalisation of Higher Education: Developing Student Potential and Learning from Global Education Practices. Tema ini menekankan pentingnya internasionalisasi pendidikan tinggi dalam mengembangkan potensi mahasiswa serta mempelajari praktik terbaik pendidikan global.
Kegiatan dibuka dengan opening speech Ketua STAI Muhammadiyah Blora, Dr. H. Sukisno, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen institusi untuk meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, serta menyiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.
“Internasionalisasi pendidikan tinggi harus seiring dengan penguatan mutu internal kampus. STAI Muhammadiyah Blora terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan akademik, termasuk melalui capaian akreditasi Unggul pada beberapa program studi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa capaian akreditasi Unggul menjadi landasan penting dalam membangun kepercayaan publik serta memperluas kerja sama akademik, baik nasional maupun internasional. Hal tersebut juga mendorong kampus terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Seminar ini menghadirkan keynote speaker Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si., Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan talenta mahasiswa secara strategis serta penguatan kompetensi abad ke-21.
Menurutnya, internasionalisasi pendidikan tinggi harus disertai pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, meliputi aspek akademik, kepemimpinan, karakter, inovasi, serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Selain narasumber dari unsur pemerintah, seminar ini juga menghadirkan mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Malang, yakni Salatou Touray dari Gambia dan Amirkhon Yorov dari Tajikistan. Keduanya merupakan mahasiswa program magister.

Para narasumber berbagi pengalaman tentang sistem pendidikan di negara asal, proses adaptasi akademik di Indonesia, serta peluang dan tantangan belajar di lingkungan multikultural. Diskusi ini memperluas wawasan peserta mengenai keberagaman sistem pendidikan global.
Melalui seminar internasional ini, STAI Muhammadiyah Blora menegaskan komitmennya membangun atmosfer akademik yang terbuka, inklusif, unggul, dan berorientasi global. Kegiatan ini sekaligus memperkuat reputasi institusi sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang berkualitas.
Selain manfaat akademik, seminar ini diharapkan memotivasi mahasiswa meningkatkan kompetensi bahasa asing, memperluas jejaring internasional, serta mengembangkan soft skills sesuai kebutuhan dunia kerja global.
Dengan terselenggaranya seminar ini, STAI Muhammadiyah Blora semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang progresif, unggul, dan berdaya saing global.





0 Tanggapan
Empty Comments