Search
Menu
Mode Gelap

Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen: Latih Kemandirian Lewat Pengembaraan Gunung Arjuno

Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen: Latih Kemandirian Lewat Pengembaraan Gunung Arjuno
pwmu.co -
Pengarahan dan pemberangkatan Organisasi Stamapala oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. (Syaiful Efendi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ekstraskurikuler Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen kembali menyelenggarakan kegiataan pengembaraan ke Gunung Arjuno pada hari Kamis-Ahad (19-22/6/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota baru Stamapala dan diberangkatkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Galih Agus Setiyono SPd pada hari Kamis (19/6/2025) dari kampus 2 pukul 06.00 WIB.

Sebagai anggota baru Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, kegiatan pengembaraan merupakan aktivitas yang wajib diikuti dalam organisasi ini dengan tujuan untuk melihat kemampuan, minat, serta bakat dari para anggota muda Stamapala.

Sebanyak 8 anggota baru Stamapala yang masing-masing dari kelas X DKV (Desain Komunikasi Visual) dan X TAB (Teknik Alat Berat) dengan 3 pendamping dari kelas XI TOI (Teknik Otomasi Industri), XI KI (Kimia Industri), dan XI TAB serta seorang pembina Stamapala diberangkatkan dari kampus 2 dengan satu mobil menuju Pos Pendakian.

Galih Agus Agus Setiyono SPd dalam pengarahannya di kampus 2, menyampaikan bahwa saat ini setiap orang termasuk organisasi Stamapala ini bisa dengan mudah menjadi pendaki gunung, siapapun memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan pendakian dengan tujuan dan misi yang berbeda.

Akan tetapi, di Stamapala ini diajarkan untuk memiliki kemandirian, kesadaran, dan tanggung jawab yang sama untuk menjaga gunung itu sendiri dan tentunya nama baik sekolah maupun organisasi ini.

“Tentunya selama proses pendakian kalian harus menghormati adat istiadat dusun setempat, mematuhi peraturan yang berlaku di kawasan taman nasional, melengkapi diri dengan peralatan pendakian dan menyiapkan logistik yang cukup, membawa pulang sampah, yang paling penting adalah jangan mengikuti ego dan memaksakan diri terutama cuaca buruk atau kondisi tim tidak memungkinkan untuk melanjutkan pendakian,” tegas Galih.

Pos pendakian (basecamp) Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menuju Gunung Arjuno via Lawang. Jalur ini merupakan jalur pendaki yang sesuai untuk proses pengembaraan karena memilik trek yang menantang, tanjakan terjal dengan meda berbatu namun akan disuguhkan dengan puncak bukit Lincing dengan pemandangan spektakuler.

Hamparan sabana yang luas dengan latar belakang pegunungan yang menjulang tinggi sebagai hadiah jerih payah perjalanan. “Perjalanan dimulai dari Perkebunan Teh Wonosari menuju Pos 1 Alang-alang, kemudian lanjut ke Pos 2 Lincing, Pos 3 Mahapena, Pos 4 Gombes, Plawangan, hingga sampai di Puncak Arjuno,” terang Pembina Stamapala, Hari Sudrajat.

Dalam penjelasannya kepada anggota Stamapala ia juga menjelaskan rute via Lawang dari basecamp di area Perkebunan Teh Wonosari, langsung menuju Pos 1 menyusuri kebun teh dan pepohonan.

Setibanya di Pos 1 Alang-alang dengan ditandai bangunan kayu terbuka yang cukup lebar dilanjutkan perjalanan menuju Pos 2 yang mulai menanjak dan masuk perkebunan dengan jalan setapak berupa tanah keras yang sempit seperti Kalimati.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sesampai di Pos 2 Lincing ditandai dengan shelter kayu yang cukup luas juga disertai sumber air. Dilanjutkan menuju Pos 3 yang menanjak melewati perkebunan dan savana luar yang membentuk pemandangan indah, sesampai di Pos 3 Mahepena ditandai dengan tanah lapang di atas bebatuan.

Menuju Pos 4 yang merupakan jalur paling melelahkan karena treknya berupa tanah keras di antara pepohonan cemara yang rapat, sesampainya di Pos 4 Gombes berupa tanah lapang di bawah pepohonan cemara bisa mendirikan tenda untuk beristirahat.

Selepas Pos 4 jalan kembali menanjak dan melewati alas Lali Jiwo, disepanjang jalur terdapat vegetasi hutan lumut yang rapat dan lebat menuju Plawangan.

Memasuki hutan cemara menandakan sudah dekat dengan Plawangan yang merupakan pertemuan jalur pendakian via Lawang dengan via Purwosari.

Dari Plawangan ke puncak Arjuno, jalur sudah tidak terlalu menanjak dan mulai terbuka dengan pepohonan dengan memutari lereng gunung hingga sampai di area bebatuan yang menampakkan Puncak Ogal Agil hingga menuju Puncak Gunung Arjuno.

“Gunung Arjuno dengan ketinggian 3.339 Mdpl via Lawang dengan durasi basecamp menuju pos 1 sekitar 1 jam, Pos 1 ke Pos 2 memakan waktu 2 jam, Pos 2 ke Pos 3 sekitar 3 jam, Pos 3 ke Pos 4 sekitar 3 jam 45 menit, Pos 4 – Plawangan sekitar 1 jam 30 menit, dan Plawangan menuju puncuk memakan waktu setidaknya 1 jam,” tegas Hari.

Pengambaraan stamapala ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk Diklatsar seluruh anggota dalam rangka napak tilas atau mengenang perjuangan pendiri organisasi Stamapala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Lailatul Khasanah kelas XI KI yang bertugas sebagai pendamping kegiatan menyampaikan, kegiatan pengembaraan ini dilakukan untuk pengambilan nomor anggota, dan melatih kemandirian anggota sekaligus mengenal kepencintaan alaman, serta kekompakaan anggota Stamapala.(*)

Penulis Syaiful Efendi Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments