Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Study Kampus di UMY, Siswa MAMDA Siapkan Langkah Menuju Perguruan Tinggi

Iklan Landscape Smamda
Study Kampus di UMY, Siswa MAMDA Siapkan Langkah Menuju Perguruan Tinggi
Siswa MAMDA mendapat bekal masuk perguruan tinggi, UMY. (Maftuhah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Madrasah Aliyah Muhammadiyah 02 (MAM 02) Pondok Modern Paciran atau yang dikenal dengan MAMDA melaksanakan kegiatan Study Tour and Research ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (29/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 89 siswa kelas XI dengan didampingi Kepala Madrasah serta para guru pendamping sebagai bagian dari rangkaian program edukatif madrasah.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Madrasah, Wasli Fauqi, S.Kom. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa maksud kedatangan rombongan MAMDA ke UMY adalah untuk bersilaturahim sekaligus mengenalkan siswa pada dunia perguruan tinggi sejak dini.

Selain itu, Wasli juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak UMY atas sambutan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang baik antara MAMDA dan UMY.

“Kami berharap ke depan ada kerja sama yang berkelanjutan sehingga semakin banyak siswa MAMDA yang berminat melanjutkan studi di UMY. Sebelumnya, beberapa siswa kami juga telah diterima di sini, bahkan ada yang berhasil masuk Fakultas Kedokteran Umum melalui jalur beasiswa,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihak UMY yang diwakili oleh Frizki Yulianti Nurnisya selaku Kepala Subdirektorat Branding dan Pemasaran UMY menyampaikan pemaparan terkait profil kampus. Dalam pemaparannya, Frizki menjelaskan sejarah singkat UMY, fakultas-fakultas yang tersedia, berbagai jalur masuk mahasiswa baru, serta program beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa.

Generasi Unggul dan Berkemajuan

Anti juga menegaskan bahwa hubungan antara UMY dan MAMDA memiliki ikatan khusus karena berada di bawah payung persyarikatan yang sama, yakni Muhammadiyah. Menurutnya, sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan perlu terus diperkuat demi mencetak generasi unggul dan berkemajuan. Ia menutup pemaparannya dengan pantun,

“Ikan sepat, ikan gabus, makin cepat makin bagus,” yang disambut antusias oleh para siswa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Salah satu siswa, Talitha, menanyakan peluang masuk jurusan Hubungan Internasional (HI) bagi siswa IPA. Sementara orangtuanya menginginkannya masuk di jurusan yang lain.  Menanggapi hal tersebut, Anti menjelaskan bahwa peluang tersebut terbuka luas.

“Boleh banget. Tapi dekatkan dulu orang tuanya supaya dapat ridho. Jurusan Hubungan Internasional bisa dimasuki dari IPA maupun IPS, sama seperti Psikologi,” jelasnya.

Pertanyaan lain disampaikan oleh Falis yang menanyakan ketersediaan asrama atau tempat tinggal bagi mahasiswa dari luar Yogyakarta. Anti menjelaskan bahwa UMY memiliki fasilitas asrama meskipun lokasinya agak jauh dari kampus utama. Selain itu, tersedia pula student dormitory yang bersifat lebih premium.

“Keduanya sama-sama memiliki program pembinaan, hanya saja asrama cenderung lebih religius,” terangnya.

Selain sesi pemaparan dan diskusi, siswa MAMDA juga mengikuti kegiatan tour campus UMY. Siswa kelas IPS diajak mengunjungi Laboratorium Ilmu Komunikasi, sementara siswa kelas IPA berkunjung ke Laboratorium Agroteknologi. Rangkaian kunjungan kampus ini diakhiri dengan kunjungan ke Masjid Ahmad Dahlan yang ada Tengah kampus UMY.

Kunjungan kampus ini merupakan bagian dari rangkaian Study Tour and Research MAMDA ke Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlangsung pada 27–30 Januari 2026. Selain kunjungan ke UMY, rombongan juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bekal menyiapkan langkah menuju perguruan tinggi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu