
PWMU.CO – SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran, Lamongan sukses menggelar kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada Ahad (27/4/2025).
Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan penguji eksternal dari dunia industri, sebagai upaya untuk menjembatani kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya.
UKK tahun ini melibatkan dua jurusan, yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Sepeda Motor (TSM). Untuk jurusan DKV, pihak sekolah menghadirkan M Ahmad Azman Albana sebagai penguji eksternal. Sosok muda yang inspiratif ini dikenal sebagai seorang Social Media Specialist yang sukses mengelola beberapa akun media sosial, salah satunya Inside Lamongan, sebuah platform media kreatif yang cukup berpengaruh di wilayah Lamongan dan sekitarnya.
Sementara untuk jurusan TSM, penguji eksternal yang didatangkan berasal dari dunia otomotif profesional, yaitu Rudy Wahyu Saputra dari AHASS Farhan Jaya Banjarwati, sebuah bengkel resmi Honda yang sudah berpengalaman dalam pelayanan dan perawatan sepeda motor.
Kegiatan UKK ini dibimbing secara intensif oleh para guru kejuruan di masing-masing bidang. Para pembimbing telah mempersiapkan siswa selama berbulan-bulan, baik dari segi teknis keterampilan maupun pemantapan mental untuk menghadapi uji kompetensi. Sebelum diuji oleh penguji eksternal, para siswa terlebih dahulu diuji secara internal oleh para guru untuk memastikan bahwa mereka telah benar-benar siap menghadapi UKK Eksternal.
Dalam pelaksanaannya, UKK dimulai dengan memberikan pengarahan singkat kepada para peserta. Mereka tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan uji kompetensi. Dalam kegiatan ini, para peserta dari jurusan DKV diuji kemampuannya dalam merancang konten visual untuk media sosial, sebuah keterampilan yang sangat relevan di era digital saat ini.
Selanjutnya, Azman Albana menilai hasil karya siswa dengan menggunakan standar industri, mulai dari ide kreatif, teknis desain, hingga ketepatan dalam mengomunikasikan pesan melalui visual.
“Anak-anak SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern ini luar biasa. Mereka tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga mampu berpikir kreatif sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Azman Albana saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, untuk jurusan TSM, siswa ditantang untuk melakukan serangkaian perawatan dan perbaikan sepeda motor, mulai dari diagnosis kerusakan hingga penyelesaian masalah secara teknis. Rudy Wahyu Saputra mengungkapkan rasa puasnya terhadap kompetensi yang ditunjukkan para peserta.
“Skill teknis siswa sudah cukup mumpuni. Hal yang paling penting ke depan adalah meningkatkan ketelitian dan efisiensi kerja, karena hal itu sangat dibutuhkan di dunia bengkel profesional,” katanya.

Salah satu peserta UKK jurusan DKV, A. Nafis Maududi, berhasil memukau penguji dengan karyanya berupa video animasi. Bahkan, sang penguji langsung menawarkan kerja sama untuk membuat konten video promosi bagi usaha kuliner yang dikelolanya.
Kepala SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran, Lilik Ismawati SKom, menyampaikan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar dapat bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Melalui UKK ini, kami berharap siswa dapat benar-benar memahami bahwa keterampilan yang mereka kuasai bukan hanya untuk memenuhi nilai akademik, tetapi juga sebagai bekal untuk masa depan mereka,” tegasnya.
Diharapkan, kegiatan UKK ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan vokasi di SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras semua pihak, baik siswa, guru, penguji, maupun orang tua, kegiatan UKK di SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern tahun ini berjalan lancar dan sukses. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri sangat penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. (*)
Penulis El Ibham Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments