Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan buka bersama Ramadhan 1447 H di Hotel SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Selasa (10/3/26).
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Jaringan, Melipatgandakan Keberkahan” ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi di antara para pengusaha Muhammadiyah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Momentum Silaturahmi Pengusaha Muhammadiyah
Suasana kebersamaan terasa hangat sejak awal acara. Para anggota SUMU DIY, mitra strategis, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah berkumpul dalam momentum Ramadhan yang sarat nilai spiritual sekaligus peluang memperluas kolaborasi ekonomi.
Melalui kegiatan ini, SUMU DIY berupaya memperkuat ekosistem usaha berbasis nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY periode 2022–2027, Dr. Riduwan, S.E., M.Ag, yang memberikan pandangan mengenai pentingnya memperkuat jaringan ekonomi umat melalui wadah kewirausahaan Muhammadiyah.
Peran Strategis SUMU dalam Ekonomi Umat
Dalam sambutannya, Riduwan menegaskan bahwa keberadaan SUMU memiliki peran strategis dalam mengonsolidasikan potensi pengusaha Muhammadiyah agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi umat.
“Momentum Ramadhan seperti ini bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kemandirian ekonomi umat. SUMU memiliki peran penting untuk menghubungkan para pelaku usaha agar dapat saling mendukung dan tumbuh bersama,” ujarnya.
Peluang Kolaborasi dengan Dunia Perbankan
Kegiatan ini juga menghadirkan mitra dari sektor perbankan yang memberikan perspektif mengenai peluang kerja sama bagi para pelaku usaha.
Perwakilan Bank Danamon yang hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Rebecca Ferry Tasari selaku Branch Manager, Taufik Zuhri sebagai Team Leader, dan Joko Sujatno selaku Relationship Manager.
Dalam paparannya, Rebecca Ferry Tasari menyampaikan bahwa dunia perbankan memiliki komitmen untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha, termasuk pengusaha yang tergabung dalam jaringan Muhammadiyah.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga keuangan dan komunitas bisnis menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan usaha secara berkelanjutan.
“Kami melihat potensi besar dari jejaring pengusaha Muhammadiyah. Melalui dukungan layanan perbankan dan berbagai skema pembiayaan, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya,” kata Rebecca.
SUMU DIY Dorong Kolaborasi dan Sinergi Usaha
Sementara itu, Koordinator Daerah SUMU DIY Tanaka Hirataro Setiawan, yang juga merupakan Owner PT Tanaka Rizqi Barokah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antar anggota sekaligus membuka peluang kolaborasi usaha yang lebih luas.
Menurutnya, jaringan yang kuat menjadi salah satu kunci bagi perkembangan bisnis, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.
Oleh karena itu, SUMU DIY terus berupaya menciptakan ruang pertemuan yang dapat mempertemukan para pengusaha untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan, serta membangun kerja sama bisnis.
“Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat kolaborasi. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, jaringan pengusaha Muhammadiyah di Yogyakarta semakin solid dan mampu melahirkan berbagai sinergi usaha yang membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujar Tanaka.
Melalui kegiatan buka bersama ini, Korda SUMU DIY kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya ekosistem usaha yang kuat, saling terhubung, dan saling mendukung.
Dengan jejaring yang semakin solid, diharapkan para pengusaha Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat serta menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments