Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suntikan Rp 20 Miliar! Muhammadiyah–LPDP Percepat Hilirisasi Riset Nasional

Iklan Landscape Smamda
Suntikan Rp 20 Miliar! Muhammadiyah–LPDP Percepat Hilirisasi Riset Nasional
Perwakilan LPDP bertemu pimpinan Muhammadiyah di UMY, Kamis 19/2/2026). Foto: Istimewa
pwmu.co -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam program Pendanaan Riset RISPRO Invitasi Berkemajuan.

Sinergi ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat ekosistem riset nasional sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul di Indonesia.

Kerja sama tersebut difokuskan pada hilirisasi hasil riset, khususnya untuk mendukung pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dengan orientasi pada pengembangan teknologi dan inovasi, program ini diharapkan mampu menjembatani hasil penelitian di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri dan publik.

Total nilai pendanaan dalam program ini mencapai Rp 20 miliar. Skema pembiayaan menggunakan sistem pooling fund, yakni kontribusi berimbang antara kedua pihak: Rp 10 miliar dari Muhammadiyah dan Rp 10 miliar dari LPDP.

Model sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian riset dan inovasi nasional.

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Muhadjir Effendy, dalam acara yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta )(UMY), Kamis (19/2/2026), menegaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah bersama LPDP untuk mendorong kemajuan riset dan penguatan SDM bangsa.

“Potensi besar yang dimiliki Indonesia harus ditopang dengan riset yang terarah dan berdampak,” terang pria yang pernah menjabat rektir Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada aspek pendanaan semata.

“Program RISPRO Invitasi Berkemajuan benar-benar melahirkan inovasi produktif yang memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi generasi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dia menegaskan, Muhammadiyah dan masyarakat berharap ini benar-benar menjadi riset inovasi produktif.

“Pendanaan ini harus bermanfaat bagi kemajuan industri yang berdampak, sehingga kemajuan negara bisa benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto, dalam laporannya menjelaskan bahwa pendanaan riset difokuskan pada lima tema utama: ketahanan pangan dan pertanian; transisi energi, material, dan manufaktur; kesehatan; rekayasa dan teknologi digital; serta sosial, ekonomi, dan humaniora.

“Dari total 187 proposal yang masuk, sebanyak 26 proposal terbaik dinyatakan lolos pendanaan, dengan mayoritas berasal dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA),” katanya.

Hal ini, menurut Ayom, menunjukkan bahwa kualitas riset di lingkungan PTMA memiliki daya saing yang kuat dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Melalui kolaborasi ini, kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammadiyah atas komitmen dan dedikasinya dalam pengembangan pendidikan dan riset di Tanah Air,” tegasnya.

Diharapkan, sinergi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan generasi Indonesia yang berkemajuan serta memperkuat peran riset sebagai fondasi pembangunan nasional. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu