SD Muhammadiyah 3 Pandaan mendapat kehormatan dikunjungi Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, pada Kamis (13/11/2025) pukul 13.30 WIB.
Kedatangan beliau disambut meriah oleh pendekar-pendekar kecil Tapak Suci SD Muga. Turut hadir dalam rombongan dua asisten deputi, Tim dari World Food Program (WFP) Indonesia yakni Ibu Agatha dan Ibu Asthryda, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan.
Di antara momen menarik kunjungan ini, Muhammad Abiyyu Ithar, siswa kelas 5 Bulan sekaligus anggota Jurnalis SD Muga, mendapat kesempatan istimewa mewawancarai Prof. Sukadiono. Wawancara berlangsung di dalam mobil Alphard, menjadikannya pengalaman yang tak terlupakan bagi sang wartawan cilik.
Setelah memperkenalkan diri, Abiyyu mengajukan beberapa pertanyaan. Menjawab pertanyaan mengenai kesibukannya, Prof. Sukadiono—yang akrab disapa Pak Suko—menjelaskan bahwa selain menjabat Ketua PWM Jawa Timur, dirinya kini dipercaya mengemban tugas negara sebagai Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK RI.
Pada pertanyaan berikutnya mengenai kesan terhadap SD Muga, mantan Rektor UM Surabaya tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah kejutan karena baru pertama kali beliau hadir di sekolah tersebut. Ia menilai SD Muga sebagai sekolah yang sangat baik, berkualitas, bersih, serta terus menghadirkan inovasi dan kreativitas.
Di akhir wawancara, Pak Deputi berpesan kepada seluruh siswa-siswi SD Muga agar selalu semangat belajar, menjaga kebersihan, dan menjaga kesehatan untuk menjadi generasi yang kuat.
Abiyyu mengaku sangat senang bisa mewawancarai tokoh hebat, terlebih lagi dapat melakukannya langsung di dalam mobil dinas seorang deputi.
Lely Febrianti, S.Kom., Penanggung jawab Ekstrakurikuler Jurnalistik SD Muga, menyampaikan bahwa tim jurnalistik secara rutin dilatih melakukan wawancara dan diberi kesempatan secara bergiliran untuk mewawancarai berbagai tokoh. Langkah ini penting untuk melatih keberanian dan keterampilan jurnalistik para siswa. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments