Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Syawalan MPM PP Muhammadiyah, Konsolidasi Gerakan Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Diperkuat

Iklan Landscape Smamda
Syawalan MPM PP Muhammadiyah, Konsolidasi Gerakan Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Diperkuat
Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah menggelar kegiatan Syawalan dan Halal Bihalal Idulfitri 1447 H yang dirangkaikan dengan konsolidasi gerakan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Gedoeng Moehammadijah ini dihadiri oleh pimpinan pusat, wilayah, daerah, serta komunitas dampingan seperti Jamaah Tani dan Jamaah Nelayan Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan fondasi utama bagi kemajuan bangsa.

“Pemberdayaan ekonomi adalah kunci kejayaan bangsa. Negara akan kuat jika masyarakatnya berdaya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persoalan kemiskinan yang masih berada di kisaran 8–9 persen menjadi tantangan serius yang membutuhkan peran bersama, baik dari negara maupun masyarakat.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat juga memiliki landasan teologis yang kuat dalam Islam, terutama melalui nilai-nilai dalam Surah Al-Ma’un.

“Pemberdayaan bukan hanya tugas sosial, tetapi juga bagian dari ibadah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Abbas juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan instrumen investasi, seperti emas, sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Ia turut mengapresiasi kinerja MPM Muhammadiyah yang dinilai konsisten dalam menjalankan program pemberdayaan di berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, menekankan pentingnya konsolidasi dan koordinasi dalam memperkuat gerakan ekonomi berbasis pemberdayaan.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Tema kegiatan ini mengangkat pentingnya merajut kemitraan dalam pengembangan ekonomi umat berbasis sektor.

“Perlu konsolidasi gerakan ekonomi mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penguatan Jamaah Tani Muhammadiyah menjadi tindak lanjut strategis dari Jambore Nasional Tani.

Nurul Yamin menyoroti tiga momentum strategis dalam penguatan ekonomi umat:

  • Iduladha untuk sektor peternakan
  • Kolaborasi dam haji di dalam negeri
  • Konsolidasi gerakan ekonomi jamaah

Selain itu, ia mendorong inovasi di bidang pertanian, termasuk pengembangan varietas benih padi hasil riset internal Muhammadiyah.

Penguatan kelembagaan ekonomi juga menjadi perhatian utama, khususnya melalui koperasi berbasis jamaah.

“Koperasi berbasis jamaah harus menjadi instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan,” tegasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi dan tanggapan dari berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi serta implementasi program strategis nasional Muhammadiyah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Satria - 12/04/2026 07:03
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡