Alunan musik orkestra yang megah memecah keramaian kawasan Kota Lama Surabaya, Senin (29/12/2025). Kelompok musik kebanggaan SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX), Youth Symphony Orchestra, tampil memukau dalam gelaran bertajuk “Kolaboraksi Satus Persen Arek Suroboyo di Kampung Pancasila.”
Kegiatan yang diselenggarakan oleh MOEDA SUB ini tidak sekadar menjadi pertunjukan seni, tetapi juga mengusung misi kemanusiaan melalui program “SMAMX Symphony Charity: Donasi Sumatra.”
Ketua Youth Symphony Orchestra SMAMX, Putri Ayudhya Banyubiru Asmarayudha, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam acara publik berskala besar tersebut. Menurutnya, tampil di hadapan masyarakat luas menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh anggota tim.
“Rasanya senang sekali karena bisa berkolaborasi dengan teman-teman dan berbagi rasa musik kepada para penonton,” ujarnya.
Persiapan Singkat di Tengah Kesibukan
Meski tampil dengan formasi lengkap sebanyak 35 personel dan membawakan sekitar 12 lagu, persiapan yang dilakukan terbilang singkat. Putri menjelaskan bahwa tim orkestra hanya memiliki waktu efektif sekitar dua minggu untuk berlatih karena sebelumnya juga disibukkan dengan agenda penampilan di Graha Adi.
“Latihannya cukup mendadak karena sebelumnya ada acara lain. Jadi kami hanya punya waktu latihan sekitar dua minggu,” tambahnya.
Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Kesuksesan penampilan Youth Symphony Orchestra tidak lepas dari dukungan penuh orang tua para siswa. Digelarnya acara di ruang publik terbuka memungkinkan keluarga dan masyarakat menyaksikan langsung perkembangan bakat seni para siswa.
Dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para personel orkestra untuk tampil maksimal tanpa kendala berarti.
Penampilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sekolah Muhammadiyah, khususnya SMAMX, mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni yang tinggi serta kepedulian sosial melalui aksi penggalangan dana.
Sementara itu, Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Bidang Kesiswaan, Alfianur Rizal RRA, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sarana edukasi karakter bagi siswa.
Ia memaparkan beberapa tujuan utama kegiatan tersebut, antara lain sebagai wadah ekspresi bakat siswa yang tergabung dalam Youth Symphony Orchestra, aksi kemanusiaan melalui penggalangan donasi untuk membantu masyarakat di Sumatra yang tertimpa musibah, serta upaya menghidupkan kembali suasana Kota Lama Surabaya melalui kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.
“Melalui Symphony Charity ini, kami berharap siswa SMAMX tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan seni, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap sesama. Semoga alunan musik yang dihadirkan di Kota Lama mampu menggerakkan hati warga Surabaya untuk berdonasi sehingga kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi saudara-saudara kita di Sumatra,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments