Pembelajaran tak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Hal inilah yang dirasakan siswa-siswi SD Muhammadiyah 19 Surabaya saat mengikuti kegiatan pekan belajar di luar kelas (outing class) dengan mengunjungi Asrama Haji di Jalan Manyar Kertoadi, Surabaya, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar secara langsung tentang tata cara ibadah umrah dan haji.
Sejak pagi hari, suasana di depan sekolah dipenuhi keceriaan. Tepat pukul 07.00 WIB, seluruh siswa kelas I hingga VI berkumpul dengan tertib dan penuh antusias. Menggunakan delapan bemo, rombongan siswa bersama para guru berangkat menuju lokasi dengan wajah ceria dan rasa ingin tahu yang tinggi. Perjalanan sederhana tersebut justru semakin menambah semangat kebersamaan di antara mereka.
Sesampainya di Asrama Haji, siswa-siswi SD Muhammadiyah 19 Surabaya disambut hangat oleh para pemandu manasik. Selanjutnya, mereka diarahkan untuk mengenal tata cara serta doa-doa dalam pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Untuk memudahkan praktik, rombongan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok putra dan kelompok putri.
Kegiatan dipandu langsung oleh H. Ali Fauzi, M.Pd.I., salah satu pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Surabaya. Dengan gaya komunikatif dan penuh semangat, ia membuka kegiatan dengan sapaan yang menarik perhatian siswa.
“Untuk apa kita di sini?” tanyanya lantang.
“Manasik haji!” jawab para siswa serempak, disambut senyum dan tawa.
Manasik kemudian dibagi ke dalam dua sesi utama. Sesi pertama berupa praktik ibadah umrah lengkap dengan lafal doa yang dibimbing secara perlahan agar mudah dipahami oleh siswa. Sesi kedua adalah praktik manasik haji beserta bacaan doa-doanya. Para siswa tampak serius mengikuti setiap instruksi, meskipun sesekali diselingi tawa polos khas anak-anak.
Kepala SD Muhammadiyah 19 Surabaya, Maliki, S.Th.I., M.Pd., mengungkapkan kepuasannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, outing class manasik haji menjadi bagian penting dalam pembelajaran karakter siswa.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam menanamkan nilai religius sesuai dengan tagline Sekolah CERIA. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung makna ibadah,” ujarnya.
Melalui kegiatan outing class ini, SD Muhammadiyah 19 Surabaya berharap para siswa dapat memahami nilai-nilai keislaman sejak dini, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah. Pengalaman belajar di luar kelas tersebut pun menjadi momen berkesan yang akan terus diingat oleh para siswa.


0 Tanggapan
Empty Comments