
PWMU.CO – Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) SMK Muhammadiyah 10 Mantup, Lamongan yang berlangsung Kamis (17/7/2025) terus menghadirkan kegiatan seru dan edukatif bagi para peserta didik baru.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah permainan kain membawa gelas yang dilaksanakan di pos satu. Permainan ini tidak hanya menguji kekompakan dan ketelitian, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajarkan nilai-nilai penting dalam bekerja secara tim.
Dalam permainan ini, para peserta diminta membawa gelas berisi air di atas kain atau plastik elastis secara bersama-sama menuju garis akhir tanpa menumpahkan air. Aktivitas sederhana ini justru menuntut tingkat konsentrasi, koordinasi, dan kerja sama yang tinggi, sehingga membuat suasana semakin menantang sekaligus menyenangkan.
Yeni Oktaviana SPd, selaku Ketua Panitia Fortasi dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa permainan ini dirancang untuk melatih konsentrasi dan kerja sama dalam kelompok, yang nantinya sangat dibutuhkan dalam proses belajar siswa ke depan.
“Peserta diharapkan bisa fokus dan konsentrasi dalam belajar, seperti halnya saat mereka harus fokus dalam permainan ini agar air tidak tumpah,” ujarnya.
Petugas pos satu, Wanda Hamida, juga turut menjelaskan pesan penting yang dapat diambil dari permainan tersebut. Menurutnya, permainan ini mengandung nilai-nilai seperti koordinasi tim, fokus, konsentrasi, kesabaran, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
“Saat peserta membawa gelas bersama, mereka dituntut untuk menjaga keseimbangan, saling mendengarkan, dan mengikuti ritme kelompok. Di sinilah peran kepemimpinan dan tanggung jawab tiap anggota diuji,” jelas Wanda.

Yeni menambahkan bahwa permainan ini mengajarkan bahwa mencapai tujuan bersama tidak cukup hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga perlu strategi, komunikasi, dan kehati-hatian.
Menurutnya, permainan ini menggambarkan pentingnya keseimbangan dan kerja tim yang solid untuk menyelesaikan tantangan tanpa menumpahkan tanggung jawab kepada orang lain.
Keceriaan, tawa, dan semangat peserta terlihat jelas sepanjang permainan berlangsung. Banyak di antara mereka yang gagal pada percobaan pertama, namun bangkit dan belajar dari kesalahan untuk mencoba lagi. Hal ini menunjukkan semangat pantang menyerah serta kemauan untuk terus belajar dan bekerja sama.
Kegiatan di pos satu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran penting yang relevan dengan kehidupan siswa sebagai pelajar dan calon pemimpin.
Dengan pendekatan yang menyenangkan seperti ini, Fortasi SMK Muhammadiyah 10 Mantup berhasil membangun karakter siswa sejak dini melalui pengalaman nyata yang penuh makna.
Penulis M. Arief Andriansyah Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments