Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tak Sekadar Melarang, Spemsa Surabaya Ajak Orang Tua Dampingi Anak Gunakan Gawai

Iklan Landscape Smamda
Tak Sekadar Melarang, Spemsa Surabaya Ajak Orang Tua Dampingi Anak Gunakan Gawai
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan gawai sehat kepada wali murid Spemsa Surabaya. Foto: Roro/PWMU.CO.
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 1 (Spemsa) Surabaya mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan gawai sehat kepada wali murid, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap peran penting orang tua dalam mendampingi anak dalam menggunakan gawai secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di era digital.

Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memberikan pemahaman kepada wali murid tentang pentingnya pengawasan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi digital di lingkungan keluarga.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Spemsa Surabaya, Iswahyudi, S.Si., menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua.

“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri dalam membentuk karakter anak. Peran orang tua di rumah sangat menentukan, terutama dalam mengarahkan penggunaan gawai agar benar-benar mendukung proses belajar dan perkembangan karakter siswa,” jelasnya.

Ia juga berharap para orang tua mampu menjadi teladan serta pendamping utama bagi anak-anak dalam menggunakan gawai secara sehat dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan materi mengenai dampak positif dan negatif penggunaan gawai terhadap perkembangan anak, baik dari aspek akademik, sosial, maupun psikologis.

Para wali murid diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam mendampingi anak di era digital, termasuk pentingnya membangun komunikasi yang terbuka serta menetapkan aturan yang jelas dalam keluarga.

Salah satu orang tua peserta sosialisasi mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih memahami bahwa mendampingi anak menggunakan gawai tidak cukup dengan melarang, tetapi perlu komunikasi, kesepakatan bersama, dan contoh dari orang tua,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi ini, orang tua merasa lebih siap mengatur waktu penggunaan gawai serta memilih konten yang aman bagi anak.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan gawai sehat ini, Spemsa berharap tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

Sinergi antara sekolah dan wali murid diharapkan mampu membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sesuai dengan nilai-nilai pendidikan yang diterapkan di sekolah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu