Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah 3 IKROM Ikuti ‘Orang Tua Mengajar’

Iklan Landscape Smamda
Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah 3 IKROM Ikuti ‘Orang Tua Mengajar’
Niluh Irawati, S.T, Narasumber Orang tua Mengajar Kelas 4 SD Ikrom. Foto: Tim Kreatif SD Ikrom/PWMU.CO
pwmu.co -

Kegiatan Orang Tua Mengajar kelas 4 SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage berlangsung sukses di auditorium sekolah pada Jumat (30/1/2026) pukul 09.00–10.30 WIB. Kegiatan ini diikuti 91 murid dan mengusung tema “Pahlawan Cilik: Berbagi Karya untuk Sesama.”

Acara dibuka oleh dua pembawa acara, Rayyan Asyano Arnandra dari kelas 4 Imam Hambali dan Mikayla Frisky Setiawan dari kelas 4 Imam Hanafi. Suasana auditorium langsung hening saat keduanya memberi salam pembuka.

“Hari ini kita punya acara spesial, yaitu Orang Tua Mengajar dengan judul keren: Pahlawan Cilik – Berbagi Karya untuk Sesama,” ujar Mikayla yang disambut tepuk tangan peserta.

Selanjutnya, Arkan Danendra Dzaky Alrafaeyza dari kelas 4 Imam Malik melantunkan ayat suci Al-Qur’an, disusul Alesha Asyura Firdaus dari kelas 4 Qatar yang membacakan sari tilawah dalam bahasa Inggris.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Anis Hidayati, S.Pd.SD, selaku Kepala Urusan Kurikulum. Ia menyampaikan pentingnya menanamkan nilai berbagi sejak dini. “Berbagi adalah perbuatan yang sangat mulia, terutama kepada sesama. Setelah mendapat ilmu hari ini, anak-anak diharapkan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Memasuki sesi inti, narasumber Bunda Niluh Irawati, S.T., ibu dari Fahmi kelas 4 Imam Hanafi, menyampaikan materi tentang kepedulian sosial. Bunda Niluh yang bekerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur membuka sesi dengan pertanyaan pemantik.

“Saat liburan, kegiatan apa yang biasa kalian lakukan? Kalian beruntung bisa menikmati banyak aktivitas menyenangkan. Namun, di luar sana masih banyak anak yang harus bekerja, tidak memiliki orang tua, bahkan terdampak bencana alam sehingga tidak punya rumah dan tidak bisa sekolah. Sangat menyedihkan, bukan?” ujarnya.

Pertanyaan tersebut menggugah empati siswa sebelum ia menjelaskan makna peduli sosial, contoh sikap berbagi, serta cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan secara menarik melalui tayangan video inspiratif agar siswa lebih mudah memahami.

Di akhir sesi, Bunda Niluh mengenalkan cara membuat kalimat motivasi dengan huruf grafiti. Kalimat tersebut kemudian digunakan untuk menghias toples berukuran 2.000 ml yang akan dijadikan celengan berbagi.

Para murid pun berkumpul sesuai kelompok masing-masing untuk membuat celengan dari toples, kertas stiker, serta spidol warna. Celengan tersebut nantinya digunakan untuk menabung dan disalurkan kepada yang membutuhkan.

Koordinator Projek Kelas 4, Renny Lutfia Sari, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kokurikuler semester dua bertema Berkarya untuk Sesama dan Bangsa.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa empati dan semangat berbagi pada siswa kelas empat,” ujarnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu