
PWMU.CO – Setelah bulan Ramadan usai, SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) kembali memulai kegiatan belajar mengajar. Sebelum itu, sekolah menggelar acara Halalbihalal pada Rabu (9/4/2025).
Kegiatan yang rutin dilakukan tiap tahun di hari pertama masuk sekolah setelah libur idul fitri ini menjadi momen saling memaafkan baik antarguru dengan karyawan, guru dan murid, serta antarsesama murid.
Acara ini dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci al-Quran, sambutan kepala sekolah, dan diakhiri dengan doa.
“Hari ini bisa kalian manfaatkan untuk meminta maaf kepada ustadz, ustadzah, serta teman-teman agar kesalahan yang pernah dilakukan dapat dimaafkan,” ujar Master of Ceremony (MC), Hendro Setiawan SPd.
Setelah itu, para siswa berbaris secara bergantian untuk bersalaman dengan para guru SD Muhlas.
“Anak-anak, silakan berbaris dengan rapi. Setelah itu, satu per satu secara berurutan bersalaman kepada ustadz dan ustadzah, ya,” ujar Hendro.
Tak hanya itu, para siswa juga diimbau untuk bersalaman dengan teman-temannya. Hal ini diharapkan dapat menanamkan jiwa saling memaafkan antarsesama.
“Setelah selesai bermaafan dengan guru, silakan berbaris untuk bermaafan dengan teman-teman kalian. Barangkali ada yang masih menyimpan rasa sakit hati, bisa diselesaikan hari ini,” sambungnya.
Meski diselingi canda tawa, para siswa tetap bersalaman dan saling memaafkan dengan teman-teman mereka.
“Kegiatan ini bagus untuk anak-anak, agar mereka tidak meremehkan pentingnya saling bermaafan,” ungkap Guru olahraga SD Muhlas, Pujianto.
Sementara itu, Kepala SD Muhlas, Mursiah MPd menjelaskan bahwa bulan Syawal merupakan momen penentu apakah ibadah seseorang meningkat setelah Ramadan.
“Bulan ini menjadi penentu apakah ibadah kita semakin membaik atau justru menurun. Semoga anak-anak semakin semangat beribadah meskipun Ramadan telah berakhir,” tuturnya di hadapan ratusan siswa SD Muhlas.
Tak lupa, Mursiah juga mengingatkan para siswa untuk kembali bersemangat dalam belajar setelah libur panjang.
“Anak-anak, setelah libur panjang, saatnya kita kembali bersemangat untuk sekolah, ya,” pesannya.
Acara ini ditutup dengan sesi istirahat, diikuti doa bersama sebagai persiapan sebelum pulang. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang kegiatan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh siswa dan guru. (*)
Penulis Muriyono Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments