PAUD ABA Percontohan Bojonegoro bekerja sama dengan Lazismu Bojonegoro menggelar sosialisasi Program Filantropi Cilik di Gedung Dakwah Muhammadiyah lantai 2, Kompleks Masjid At-Taqwa, Jalan Teuku Umar 48 Bojonegoro, pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan bersedekah dan peduli sesama sejak usia dini.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars ‘Aisyiyah, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala PAUD ABA Percontohan, Dwi Anjarwati SPd.
Dalam sambutannya, Dwi Anjarwati menyampaikan terima kasih kepada para wali murid yang hadir serta mensosialisasikan program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Program yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 27 Desember 2024 ini mencakup tujuh kebiasaan, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Kami dari PAUD ABA Percontohan turut mendukung program pemerintah Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) dengan membagikan buku jurnal kepada para wali murid. Buku ini dapat digunakan untuk mencatat pembiasaan anak di rumah. Melalui pembiasaan tersebut, diharapkan anak-anak memiliki kejujuran, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dwi Anjarwati.
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari wali murid kelompok bermain hingga TK itu berlangsung dengan antusias. Sosialisasi disampaikan oleh Manager Fundraising Lazismu Bojonegoro, Muntafiah SPdI.
Ia menyampaikan bahwa Lazismu sendiri didirikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada tahun 2002. Lembaga amil zakat nasional ini mendapatkan legalitas melalui Surat Keterangan (SK) Menteri Agama No. 730 Tahun 2016, dan hingga kini berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infak, serta dana kedermawanan lainnya dari perseorangan, lembaga, perusahaan, maupun instansi.
“Lazismu Bojonegoro yang berlokasi di Jalan Sawunggaling Nomor 37 memiliki enam pilar program, yaitu Kemanusiaan, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Sosial Dakwah, dan Lingkungan Hidup. Pilar-pilar tersebut menjadi kerangka kerja Lazismu dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat, sejalan dengan standar keberlanjutan global atau Sustainable Development Goals (SDGs),” jelasnya.
Muntafiah, atau akrab disapa Bu Fi’, menjelaskan bahwa pada pilar pendidikan, Lazismu Bojonegoro memiliki program Filantropi Cilik untuk usia PAUD hingga SD serta Filantropi Muda untuk usia SMP hingga SMA.
“Program ini bertujuan melatih anak gemar bersedekah dan berinfak, membantu sekolah dalam program sosial seperti mendukung siswa kurang mampu, serta membiasakan wali murid untuk menanamkan kebiasaan beramal shaleh kepada anak-anak. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi shaleh dan shalehah yang peduli terhadap sesama,” tandasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments