
PWMU.CO – Suasana berbeda tampak menghiasi SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri) Gresik saat jam pelajaran usai. Seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI mengikuti pembelajaran Toilet Training, sebuah program edukasi kebersihan yang tak hanya mengajarkan cara menggunakan toilet dengan benar, tetapi juga pentingnya menjaga kesucian dan adab sebagai seorang muslim.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (17/7/2025) ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini, yang sekaligus bernilai ibadah.
Kepala Urusan Kesiswaan, Bellah Iasyah Meylindah SPd, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya difokuskan bagi siswa kelas awal, khususnya kelas I. Namun sebagai bentuk pembiasaan yang berkelanjutan, pembelajaran toilet training diberikan kepada seluruh jenjang.
“Sebenarnya, kegiatan ini ditujukan untuk siswa baru. Namun, demi membentuk kebiasaan dan agar siswa tidak lupa, kami laksanakan untuk semua kelas,” ujar Bellah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan agar siswa mampu menggunakan toilet dengan benar, tetapi juga untuk mengenalkan konsep najis serta pentingnya menjaga kesucian dalam beribadah.
“Anak-anak harus tahu dan terbiasa menjaga kebersihan karena sebagai muslim, suci dari najis menjadi syarat sahnya shalat,” imbuhnya.
Belajar Menyenangkan, Praktik Langsung
Dengan metode yang menyenangkan dan interaktif, siswa diajak menonton video edukatif tentang cara buang air yang benar, pentingnya mencuci tangan, hingga cara menjaga kebersihan toilet. Setelah itu, mereka langsung melakukan praktik, baik di dalam toilet maupun melalui simulasi di luar ruangan.

Para guru tampak mendampingi siswa dengan penuh perhatian, memastikan setiap anak memahami langkah-langkah bersuci dengan benar. Anak-anak pun mengikuti dengan antusias, bahkan tak segan bertanya bila belum paham.
Selain mengajarkan tata cara menggunakan toilet, siswa juga dikenalkan pada adab-adab dasar seperti tidak mencorat-coret dinding toilet, tidak membuang sampah sembarangan, serta pentingnya mencuci tangan.
Melalui pembelajaran ini, SD Muri berharap dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kebiasaan hidup bersih serta perilaku yang mencerminkan adab Islami.
“Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai pribadi yang bersih, sehat, dan tahu adab bersuci. Sebab, kebersihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari iman,” pungkas Bellah. (*)
Penulis Nurul Ainia Rachmayuni Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments