
PWMU.CO – Dalam rangka membentuk karakter peduli dan tangguh dalam menghadapi bencana alam, PAUD Terpadu Aisyiyah Kaliwates Jember bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Jember dan Germapena Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan Sosialisasi Tanggap Bencana pada Kamis (15/5/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 155 murid dan 40 guru, dengan rangkaian acara yang mencakup pemaparan materi pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, materi tentang gempa bumi, serta simulasi evakuasi gempa.
Acara yang digelar di lingkungan PAUD Terpadu Aisyiyah Kaliwates ini diawali dengan penyampaian materi edukatif tentang pentingnya pertolongan pertama dalam situasi darurat.
Para guru diberikan pemahaman mengenai tindakan awal yang dapat menyelamatkan nyawa, seperti pemasangan bidai pada patah tulang dan perawatan luka, yang disampaikan oleh tim Germapena Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Sementara itu, murid-murid diperkenalkan berbagai jenis bencana alam dan diajak menonton film edukatif tentang penanggulangan bencana.
Puncak kegiatan ditandai dengan simulasi gempa bumi yang dipandu oleh para guru. Anak-anak mengikuti instruksi dengan penuh semangat dan kedisiplinan, mulai dari berlindung di bawah meja, meletakkan tas di atas kepala, melindungi kepala dengan tangan, hingga bergerak menuju titik kumpul yang aman sesuai arahan guru kelas.
Dalam simulasi ini, Hofiyah SPd, bertindak sebagai Incident Commander (IC) Bencana, memastikan setiap tahapan berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur kesiapsiagaan.
Kepala PAUD Terpadu Aisyiyah Kaliwates, Yuliati Ningsih SPd, menyampaikan bahwa pelatihan dan simulasi kali ini terasa lebih bermakna karena melibatkan langsung dewan guru dalam praktik pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat serta simulasi bencana.
“Sekolah kami siap menjadi pilot project sebagai sekolah PAUD percontohan dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MDMC Kabupaten Jember, Moh Agus Shofarudin SPd yang akrab disapa Farud, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan apresiasinya kepada PAUD Terpadu Aisyiyah Kaliwates.
“Insyaallah nantinya sekolah ini akan menjadi contoh sekolah SPAB di Jember,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PAUD Terpadu Aisyiyah Kaliwates dalam membangun budaya sadar bencana serta memperkuat kapasitas sekolah sebagai SPAB. (*)
Penulis Khoirul Fahri Arrijal Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments