Upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kembali ditunjukkan siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) melalui program pengolahan sampah berbasis Eco Enzyme, Ahad (30/11/2025).
Program ini tidak hanya menjadi solusi dalam menanggulangi permasalahan sampah, tetapi juga mengantarkan Neza Aulia Az-Zahra, siswi International Class XII-5, meraih prestasi membanggakan sebagai Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kabupaten Sidoarjo.
Neza rutin mengolah Eco Enzyme dari sampah organik seperti sisa buah dan sayur yang difermentasi menjadi cairan ramah lingkungan. Hasil Eco Enzyme tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembersih alami, penyubur tanaman, hingga pengurang bau di lingkungan.
Neza mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dipercaya menjadi Duta Pepelingasih Kabupaten Sidoarjo.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga dapat terpilih sebagai Duta Pepelingasih. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan, khususnya di sekolah,” ujarnya.
Sebagai duta, Neza berperan aktif memberikan ide dan solusi terkait penanganan sampah, pelestarian lingkungan, pengelolaan sungai, hingga air bersih. Ia berhasil terpilih setelah melalui proses seleksi yang melibatkan 20 finalis pelajar Sidoarjo, disaring menjadi 10 besar, kemudian mengerucut menjadi 5 besar. Neza juga mengikuti karantina di Sporaparkab selama dua pekan.
“Selama dua pekan karantina, saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Eco Enzyme menjadi salah satu solusi mengurangi polusi lingkungan karena berasal dari fermentasi kulit buah dan sayur sehingga bisa dimanfaatkan sebagai pembersih alami,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Eco Enzyme membuatnya memahami bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. “Dengan membuat dan menggunakan Eco Enzyme, kita tidak hanya mengurangi sampah organik, tetapi juga menghasilkan produk alami yang bermanfaat.”
Pengalaman tersebut membuka wawasannya bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya teori, tetapi tindakan nyata yang bisa dilakukan siapa saja. Ia berharap semakin banyak siswa yang tergerak untuk ikut menjaga lingkungan.
Program pengolahan Eco Enzyme ini mendapat apresiasi luas karena menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus melatih kreativitas siswa dalam mengolah limbah menjadi produk bermanfaat.
Melalui serangkaian penilaian mulai dari presentasi program, inovasi, hingga aksi nyata di lapangan, Neza berhasil meraih gelar Duta Pepelingasih Kabupaten Sidoarjo. Prestasi tersebut menjadi bukti integritas, kepedulian, dan peran aktifnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Waka Kesiswaan Smamita, Wahyu Bimas Kurniasandi SIKom, turut memberikan apresiasi. “Kami sangat bangga atas prestasi Neza sebagai Duta Pepelingasih Kabupaten Sidoarjo. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kemampuan siswa dalam berkompetisi, tetapi juga menggambarkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.”
Ia menambahkan bahwa inovasi Eco Enzyme mampu menjadi solusi nyata dalam menanggulangi permasalahan sampah.
“Kami berharap prestasi ini menginspirasi masyarakat dan seluruh civitas sekolah untuk terus berkontribusi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. SMA Muhammadiyah 1 Taman akan selalu mendukung setiap gerakan positif yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus berupaya menjaga lingkungan serta membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan.






0 Tanggapan
Empty Comments