
PWMU.CO – Tapak Suci Putera Muhammadiyah, organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di bidang seni bela diri, kembali menunjukkan kiprahnya dalam dakwah amar makruf nahi mungkar melalui ajang Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Tapak Suci Jawa Timur.
Kegiatan ini digelar oleh Pimpinan Wilayah II Tapak Suci Jawa Timur, bekerja sama dengan tim Pembinaan Prestasi, selama empat hari, mulai Jumat-Senin (2–5/5/2025), di Gelanggang Remaja Jalan Bogen, Surabaya.
Sebanyak 623 pesilat dari 51 kontingen turut ambil bagian. Mereka terdiri dari 403 peserta golongan pelajar (SD kelas I hingga SMA kelas XII) dan 223 peserta golongan dewasa (usia 17–35 tahun), yang berasal dari 31 Pimpinan Daerah Tapak Suci se-Jawa Timur serta 20 cabang dan perguruan tinggi yang memiliki UKM Tapak Suci.
Dua Jenis Kejuaraan
Kejurwil ini mempertandingkan dua kategori:
Satu, Jenis Pemasalan, untuk kelompok pelajar sebagai ajang pembinaan atlet sejak usia dini.
Dua, Jenis Prestasi, untuk kelompok dewasa dan mahasiswa sebagai ajang seleksi pesilat terbaik menuju Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025 yang direncanakan digelar di Universitas Brawijaya Malang.
Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet Tapak Suci menghadapi event olahraga multi-cabang tingkat provinsi, seperti POMPROV dan PORPROV 2025.

Dibuka Ketua Pimwil
Upacara pembukaan berlangsung Jumat (2/5/2025) pukul 15.30 WIB dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah II Tapak Suci Jawa Timur, Prof Dr Ir Moch Sasmito Djati MS, Pendekar Utama, yang juga menjabat Wakil Ketua PWM Jatim bidang Kerja Sama dan LSBO.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang ini tak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai wadah silaturahim antar pelatih, atlet, dan pendekar.
“Kompetisi ini penting, tapi silaturahim jauh lebih utama. Kita ingin membina atlet berprestasi tanpa mengesampingkan akhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan semangat ikrar Tapak Suci:
“Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah.”
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh pimpinan pertandingan telah hadir sejak Kamis (1/5/2025) untuk mengikuti technical meeting, pengundian peserta (lotting), serta penyegaran peraturan pertandingan oleh tim wasit dan juri.
Dengan semangat dakwah dan pembinaan generasi, Kejurwil Tapak Suci ini diharapkan menjadi pemantik semangat juang para pesilat Muhammadiyah untuk meraih prestasi gemilang di tingkat nasional maupun dunia. (*)
Penulis Wigatiningsih Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments