Kontingen Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep resmi mengirimkan 24 atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Nasional Pencak Silat UNSC 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya (4–7/9/2025).
Ajang ini diprediksi bakal menjadi salah satu kompetisi bergengsi tahun ini karena mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Tapak Suci Sambikerep akan turun di 23 kategori pertandingan, meliputi kelompok usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa.
Dari total peserta, 14 atlet akan berlaga di nomor seni, sementara 10 lainnya diturunkan di nomor tanding. Kombinasi keduanya diharapkan mampu mencetak prestasi di berbagai level kompetisi.
Persiapan Matang Jelang Kejurnas
Jajaran pelatih menyebutkan bahwa para atlet sudah menjalani program latihan intensif selama beberapa bulan terakhir.
Latihan mencakup peningkatan teknik serangan dan pertahanan, penguasaan jurus, fisik, serta mental bertanding. Selain itu, simulasi pertandingan juga dilakukan agar para atlet terbiasa menghadapi tekanan kompetisi.
“Kontingen Tapak Suci Sambikerep telah mempersiapkan diri secara matang. Kami berharap semua atlet bisa tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik di setiap kategori,” ungkap Muhamad Febrianto, salah satu pelatih sebelum keberangkatan.
Para atlet sendiri mengaku termotivasi untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Nayla Marveta, salah seorang atlet muda dari kategori remaja memberikan tanggapannya.
“Kami sudah berlatih keras beberapa bulan terakhir. Semoga usaha ini bisa membuahkan hasil dan membanggakan nama Tapak Suci Sambikerep,” katanya.
Kejuaraan Nasional UNSC 2025 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi barometer kualitas pesilat muda di Indonesia.
UM Surabaya sebagai tuan rumah dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, baik internal perguruan tinggi maupun organisasi pencak silat.
Tak hanya sekadar kompetisi, ajang ini juga dipandang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarperguruan silat.
Melalui pertemuan para pesilat dari berbagai latar belakang, Kejurnas UNSC 2025 diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkaya pengalaman bertanding, serta menjadi pijakan penting bagi lahirnya generasi pesilat yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Harapan Besar Tapak Suci Sambikerep
Bagi Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep, keikutsertaan dalam kejurnas ini merupakan bentuk konsistensi dalam melahirkan generasi pesilat yang tangguh, berprestasi, serta berakhlak mulia.
Dengan semangat juang tinggi dan disiplin yang sudah ditanamkan sejak latihan, para atlet diharapkan mampu membawa pulang hasil terbaik.
“Selain soal medali, kami ingin anak-anak didik kami mendapat pengalaman berharga. Bertanding di ajang nasional adalah kesempatan untuk belajar, beradaptasi, sekaligus mengasah mental juara,” tambah Anang Dony Irawan, Sekretaris Cabang Tapak Suci 128 Sambikerep.
Dengan semangat kebersamaan, doa, dan dukungan dari keluarga besar Tapak Suci, kontingen Sambikerep optimistis dapat mencetak prestasi membanggakan.
Tidak hanya untuk mengharumkan nama cabang, tetapi juga memperkuat posisi Tapak Suci sebagai salah satu perguruan pencak silat terkemuka di Indonesia.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments