Tapak Suci SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen berhasil menorehkan prestasi di gelaran kejuaraan pencak silat KONI Cup 5 di Gor Gajah Mada, Kota Batu. Gelaran KONI Cup 5 diikuti oleh delapan perguruan se-Kota Batu dan Malang Raya dengan total 900 pesilat yang berlangsung selama tiga hari, mulai hari Jumat (21/11/2025), memperebutkan piala bergilir.
Kejuaraan Pencak Silat KONI Cup V Tahun 2025 merupakan ajang pembinaan prestasi yang diselenggarakan IPSI Kota Batu dan diikuti peserta dari berbagai jenjang usia. Para atlet turun berlaga mulai dari pra usia dini, usia dini 1 & 2, pra remaja, remaja, hingga dewasa.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Gajah Mada ini meliputi kategori tanding, seni tunggal, seni ganda, seni beregu, dan solo kreatif, menggunakan digital scoring untuk penilaian yang objektif. Selain sebagai kompetisi, acara ini menjadi sarana mengembangkan minat, bakat, sportivitas, serta karakter peserta dalam melestarikan budaya pencak silat.
Turut hadir dalam pembukaan KONI Cup V Tahun 2025, Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, Ketua IPSI Kota Batu, Drs. Suyono, dan seluruh ketua dari delapan perguruan pencak silat, perwakilan Kasat Binmas Polres Batu serta seluruah wasit dan juri yang berasal dari Kepengurusan IPSI Batu.
Kejuaraan KONI Cup V dibuka langsung oleh Sentot Ari Wahyudi. Ia menjelaskan bawah kejuaraan ini adalah momentum untuk mengasah skill, membangun sportivitas, dan memperkuat persaudaraan antar perguruan. Semoga dapat melahirkan atlet-atlet andal yang siap berkompetisi di tingkat Nasional bahkan Internasional.
Ia juga menyampaikan bahwa event ini tidak hanya menjadi ajang memperebutkan piala, tetapi juga wadah untuk menjaring bibit atlet berpretasi yang dapat mengharumkan Kota Batu di Kancah yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua IPSI Kota Batu, Drs. Suyono dalam kesempatannya menekankan pentingnya giat rutin seperti KONI Cup ini untuk memajukan olahraga bela diri tradisional. Beliau melihat gelaran ini sebagai indikator kembalinya gairah berlatih pencak silat pasca masa-masa sulit.
“Hadirnya ratusan atlet dari berbagai usia, terlihat bahwa minat generasi muda terhadap pencak silat masih sangat besar. Tugas kita adalah memfasilitasi dan mengarahkan minat peilat menjadi prestasi konkret, dimana di awal tahun 2026 akan digelar Event Pencak Silat Tradisional perdana di Kota Batu”, papar Suyono.
Perolehan Medali
Pesilat Tapak Suci SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan penuh semangat dan antusias tinggi berangkat dari Sekolah pukul 06.30 WIB menuju lokasi event. Dengan persiapan dan latihan yang intensif, para atlet Tapak Suci sekolah berhasil meraih prestasi di berbagai kategori kelas dengan medali diantaranya:
Medali Emas
- Kelas C Dewasa diraih oleh Fatikhah Royyan Elyyanto (Kelas XII TKJ)
- Kelas D Remaja diraih oleh Aditya Pebrian Hermawan (Kelas XI TAB 4)
- Kelas K Remaja diraih oleh Sandy Ian Ramadhani (Kelas XI TSM)
- Kelas C Remaja Putri diraih oleh Aisyah Ayu Melati Sya’bania (XI TSM)
- Kelas A Remaja Putri diraih oleh Yuteva Kenisa Agustina (Kelas XI KI)
- Kelas B Remaja Putri diraih oleh Rizkawanti Takbiratul Fitri (X KI)
Medali Perunggu
- Kelas E Remaja Putri diraih oleh Siti Choirunnisa (XI KI)
- Kelas A Remaja Putri diraih oleh Wulan Dwinof (X KI)
Medali Perak:
- Kelas Under Remaja Putri diraih oleh Rahma Septina Candra K (Kelas XI KI)
Selain sebagai ajang lomba, kejuaraan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan pembentukan karakter para pelajar. Gelaran KONI Cup 5 yang berlangsung meriah tidak hanya meninggalkan catatan prestasi, tetapi membangun kepercayaan diri dan semangat untuk terus berlatih dan berkembang ke kancah yang lebih tinggi. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments