
PWMU.CO – Suasana semangat dan antusiasme tampak jelas di SD Muhammadiyah Melirang saat menyambut kedatangan tamu istimewa dari luar negeri, (05/05/2025). Dua siswa kelas akhir dari SMA Muhammadiyah 3 Gresik (SMADIGA) yang sedang mengikuti program magang, hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman selama satu bulan penuh di lingkungan sekolah ini.
Dua siswa tersebut adalah Norzatil Ismah, yang akrab disapa Zatil, dan Suraya, yang dikenal sebagai Suraya. Keduanya berasal dari Malaysia dan menjalani program magang sebagai bagian dari kerja sama pendidikan antara SMA Muhammadiyah 3 Gresik dan SD Muhammadiyah Melirang.
Kedatangan mereka pada hari Senin, 5 Mei 2025, disambut hangat oleh seluruh warga sekolah, baik dari pihak guru maupun siswa. Suasana penuh keakraban segera terjalin antara kakak-kakak dari Malaysia dan para siswa SD Muhammadiyah Melirang.
Selama masa magang, Zatil dan Suraya terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Di antaranya adalah mengisi bimbingan olimpiade Bahasa Inggris, memberikan pelatihan Basic Conversation, serta membantu pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester 2, baik dalam bentuk CBT (Computer-Based Test) maupun PBT (Paper-Based Test).
Budaya Melayu
Menjelang akhir masa magang, pada Sabtu, 31 Mei 2025, seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6 diajak mengikuti kegiatan seni budaya berupa belajar menari Melayu, khususnya tari Zapin. Dengan gerakan yang lincah dan gemulai, Zatil membimbing para siswa menari dengan penuh semangat.
“Saya sangat senang sekali ikut belajar menari Melayu,” ujar Afikah, siswa kelas 3 yang terlihat antusias saat mengikuti pelatihan tari tersebut.
Kegiatan magang ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, namun juga memberikan inspirasi dan motivasi bagi para siswa.
“Semenjak kedatangan Kak Zatil dan Kak Suraya, anak-anak banyak termotivasi, baik dari segi pendidikan maupun keterampilan,” ungkap Wakil Kepala Kurikulum dan guru pembimbing magang, Lailatur Rasyidah SPd.
Program magang ini resmi berakhir pada 5 Juni 2025, namun kenangan dan pengalaman yang dibagikan oleh Zatil dan Suraya akan terus membekas di hati seluruh warga SD Muhammadiyah Melirang. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi jembatan penguat hubungan antar sekolah, bahkan antar negara. (*)
Penulis Rabya Auliani Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments