Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tausiyah Ustadz Irman Kusnadi: Dari Muhammadiyah dalam Acara Gugus Nilasuwarna Kota Blitar

Iklan Landscape Smamda
Tausiyah Ustadz Irman Kusnadi: Dari Muhammadiyah dalam Acara Gugus Nilasuwarna Kota Blitar
Tausiyah Ustadz Irman Kusnadi, M.Pd. dalam Halalbihalal dan Silaturahmi Gugus Nilasuwarna di Aula SDN 2 Kepanjenlor Kota Blitar, Sabtu (11/4/2026). (Agus Fawaid/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Aula SDN 2 Kepanjenlor Kota Blitar saat puluhan guru dan karyawan dari gabungan SD negeri dan swasta mengikuti Halalbihalal dan Silaturahmi Gugus Sekolah Dasar Nilasuwarna pada hari Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dihadiri sekitar 81 undangan dari sekitar lima sekolah dalam satu gugus.

Acara yang digelar oleh panitia gabungan perwakilan pendidik ini mengusung tema Menguatkan Kebersamaan Dalam Kehangatan Idul Fitri. Seluruh peserta hadir dengan dresscode muslim bernuansa putih krem, menambah kesan khidmat sekaligus serasi dalam kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan pra acara berupa tampilan seni suara dari beberapa murid perwakilan sekolah. Memasuki acara inti, rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan Al-Qur’an, sambutan, foto bersama, Tausiyah, doa bersama, penutup, dan ramah tamah.

Gugus Teraktif

Ketua Panitia yang juga Ketua Gugus sekaligus Kepala UPT SP SDN 2 Kepanjenlor Kota Blitar, Aster Kusumastuti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan perdana ini.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Acara perdana ini mendapat inspirasi dari para kepala sekolah. Terima kasih sudah hadir di acara ini. Kegiatan ini menjadi momen agar kita bisa saling kumpul dan saling kenal,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat para guru yang aktif dalam kegiatan KKG serta menyampaikan kebanggaannya karena gugus ini pernah mendapat penghargaan sebagai gugus teraktif se-Kota Blitar.

“Gugus ini hebat dengan semangat yang luar biasa. Terima kasih untuk seluruh panitia. Silakan jika ada gagasan untuk kegiatan ke depan,” tambahnya.

Nilasuwarna berasal dari bahasa Sanskerta, nīla yang berarti biru atau luhur, dan suwarna yang berarti emas. Secara makna, Nilasuwarna diartikan sebagai kemuliaan yang bernilai emas, menggambarkan harapan agar gugus ini menjadi kelompok pendidik yang bernilai tinggi, mulia, dan bermanfaat.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Irman Kusnadi, M.Pd., seorang Pendidik Agama Islam dan tokoh Muhammadiyah dari Kabupaten Blitar. Dalam materinya, ia mengangkat tema Keberhasilan Dunia dan Akhirat.“Tujuan hidup manusia yang paling penting adalah mencari kebahagiaan dunia dan akhirat. Bahagia itu ada empat, umur panjang, badan yang sehat, harta yang banyak, dan hati yang tenang,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan agar bernilai pahala melalui amal yang banyak, saling mengenal, serta menjaga hubungan baik antar sesama.

Pentingnya Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Ustadz Irman juga mengingatkan tentang pentingnya doa kebaikan dunia dan akhirat yang dibaca dalam Al-Qur’an:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Artinya: Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.

Ia menekankan bahwa setiap manusia memiliki tanggungan dengan sesama manusia. Orang yang bangkrut di akhirat adalah mereka yang membawa banyak kesalahan kepada orang lain.

Terkait puasa yang dapat menghapus dosa, ia mengutip hadits Rasulullah SAW:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Ustadz Irman juga menegaskan bahwa orang yang baik adalah orang yang selalu ingat dengan dosanya, serta berusaha menghapus keburukan dengan perbuatan baik.

Ia menutup tausiyah dengan mengingatkan tiga amalan yang akan terus mengalir pahalanya setelah meninggal dunia, yaitu ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh dan sholehah, serta harta yang diamalkan.

“Jadilah guru yang sungguh-sungguh. Karena dari tangan guru lahir ilmu yang bermanfaat dan generasi yang sholeh,” pesannya.

Kegiatan halalbihalal ini berlangsung dengan penuh keikhlasan, saling memaafkan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat kebersamaan antar pendidik di Gugus Nilasuwarna Kota Blitar. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 13/04/2026 09:25
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡