Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tawarkan Model Inovatif Cegah Stunting Berbasis Budaya, Dekan FIK UMSurabaya Raih Doktor

Iklan Landscape Smamda
Tawarkan Model Inovatif Cegah Stunting Berbasis Budaya, Dekan FIK UMSurabaya Raih Doktor
pwmu.co -
Dr Dede Nasrullah, SKep, Ns, MKep bersama Civitas Akademika UMSurabaya seusai ujian terbuka pada Program Doktor Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga(Senin, 14/7/2025)

PWMU.CO – Pada Senin (14/7/2025), gelar doktor resmi disandang oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dr Dede Nasrullah, SKep, Ns, MKep. Dr Dede meraih gelar tersebut setelah sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka Program Doktor Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair).

Dalam disertasinya yang berjudul “Model Perilaku Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting dengan Pendekatan Integrated Behavioral Model dan Social Support pada Budaya Pelet Betteng di Kabupaten Pamekasan”, Dr Dede menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pamekasan, Madura, yang mencatat prevalensi stunting sebesar 25,1 persen pada tahun 2023.

Menariknya, karena penelitian ini tidak hanya menyoroti aspek medis dan gizi dalam pencegahan stunting, tetapi juga menggali peran nilai-nilai budaya lokal, seperti praktik tradisional Pelet Betteng. Ritual pemijatan perut pada ibu hamil ini dalam keyakinan masyarakat setempat mampu menjaga keselamatan janin.

Melalui disertasinya, Dr Dede menekankan bahwa penurunan angka stunting tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan klinis semata. Pendekatan sosial-budaya yang kontekstual juga sangat penting. Tujuannya agar intervensi kesehatan dapat diterima dan dijalankan secara berkelanjutan oleh masyarakat lokal.

Dengan memadukan pendekatan Integrated Behavioral Model (IBM) dan konsep social support, Dede berhasil merumuskan model perilaku preventif yang inovatif dan kontekstual. Model ini menyelaraskan praktik budaya lokal dengan prinsip-prinsip kesehatan modern, sehingga dapat meningkatkan efektivitas program kesehatan ibu dan anak, khususnya di daerah yang masih menjunjung tinggi kearifan lokal.

Temuan ini tidak hanya menjadi kontribusi ilmiah, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat. Selain menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dede juga aktif sebagai Sekretaris Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Keberhasilannya mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk PWM Jawa Timur dan civitas akademika.***

Penulis Amanat Solikah, Editor Notonegoro

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu