Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah, SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto menggelar kegiatan bertajuk “Indahnya Ramadan Berbagi Keceriaan”. Kegiatan bakti sosial menyasar warga sekitar yang membutuhkan, (12/03/2026).
Bakti sosial adalah bentuk implementasi nyata dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan para siswa, guru, dan karyawan. Berbekal paket sembako dan bingkisan lebaran, para kader muda Muhammadiyah ini turun langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door) untuk menyapa dan berbagi kebahagiaan.
Ketua Panitia Kegiatan, Didi Purwanto SPd, menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar ritual tahunan. Tapi lebih daripada itu, adalah upaya mendalam dalam pembinaan kader.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto berupaya menghidupkan Teologi Al-Ma’un yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan. Bahwa keberagamaan kita belum sempurna jika belum mampu membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Didi Purwanto.
Didi Purwanto menambahkan tentang hikmah interaksi siswa secara langsung dengan masyarakat. Para siswa diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur dan empati yang akan membentuk kepribadian mereka di masa depan.
SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto menyadari bahwa sekolah adalah kawah candradimuka bagi kader persyarikatan. Dengan membiasakan tangan di atas sejak dini, sekolah optimis dapat mencetak generasi yang siap menyongsong peradaban emas dengan semangat “Berbagi untuk Negeri”.
Senyum bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat saat para siswa menyerahkan bantuan. Secara bergantian, warga mengungkapkan rasa harunya atas kepedulian para pelajar ini.
Kegembiraan serupa juga dirasakan para siswa yang mengikuti kegiatan door-to-door. Hanifah Maulidia, siswi kelas 7B mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi langsung dalam kegiatan bakti sosial ini.
“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan bakti sosial ini. Ternyata, melihat senyum para penerima bantuan itu memberikan kebahagiaan yang luar biasa. Saya jadi lebih bersyukur atas apa yang saya miliki dan semakin termotivasi untuk terus berbagi,” ujar Hanifah dengan antusias.
SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang unggul dalam prestasi dan luhur dalam budi pekerti. Aksi berbagi ini menjadi cerminan utuh dari jargon kebanggaan sekolah. Yaitu “Beraksi”, akronim dari Bertaqwa, Berprestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi.
Bertaqwa maksudnya adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT melalui ibadah sosial di bulan Ramadan. Kolaboratif maksudnya sinergi antara sekolah, siswa, dan orang tua dalam menghimpun donasi. Komunikasi, maksudnya melatih siswa berinteraksi dengan santun saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments