PWMU.CO – Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang mendapat perhatian dan kepercayaan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Tepatnya, sebagai tempat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam implementasi pemberdayaan kemitraan masyarakat oleh Dosen, Tenaga kependidikan, dan Mahasiswa Departemen Teknik Kimia pada Selasa dan Kamis (29 & 31/07/2025).
Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik kelas XI dan XII yang berlangsung di Laboratorium Teknik Kimia Industri.
Satu-satunya di Malang
Terpilihnya Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen ini bukan tanpa alasan. Melainkan merupakan satu-satunya Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri yang dimiliki oleh sekolah jenjang SMK yang berada di Kabupaten Malang.
Selain itu, Konsentrasi Keahlian ini juga memiliki fasilitas yang lengkap dan modern penunjang kegiatan pembelajaran praktikum selaras dengan perkembangan fasilitas di industri. Hal ini terbukti dengan kepemilikan pabrik mini untuk produksi bahan mentah menjadi barang jadi (produk) siap jual. Seperti yoghurt, gas bio, detergen, cairan anti kuman, maupun makanan instan.
Lebih lanjut, pabrik mini yang SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen miliki merupakan wujud pembelajaran berbasis teaching factory. Yang bertujuan, membekali peserta didik dengan keterampilan dan pengalaman praktis yang relevan dengan dunia industri.
Terpilih yang kedua kalinya oleh tim PKM Universitas Brawijaya Malang menjadi peluang baik dalam membekali keilmuan dan pengalaman penelitian kepada peserta didik Kimia Industri SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.
Kegiatan PKM ini mengusung tema pelatihan Sintesis dan Pemurnian Biodisel dari Minyak Jelantah. Dengan pembinaan langsung oleh 8 Dosen Teknik Kimia UB bergelar Doktor dan melibatkan 10 Mahasiswa Teknik Kimia UB.
Sebagaimana sambutan Kepala Sekolah, Moch Arief Luqman Hakim MPd dalam pembukaannya menyampaikan manfaat pelatihan ini.
Menurutnya, kegiatan ini memperkaya keterampilan laboratorium peserta didik Teknik Kimia Industri yang merupakan fundamental dalam pengembangan keterampilan pendidikan vokasi.
“Dengan hadirnya Bapak dan Ibu Dosen yang berpengalaman dalam bidang teknik kimia memberikan pelatihan ini kepada peserta didik. Kami berharap mereka dapat berproses terampil dan kreatif menerapkan teknologi yang telah dipelajari dalam menghasilkan inovasi di bidang industri kimia” tegas Kepala Sekolah.
Manfaatkan Minyak Goreng Bekas
Pelatihan ini mendorong peserta didik untuk memanfaatkan minyak goreng bekas menjadi energi terbarukan (biodisel).
Selama kegiatan pelatihan, peserta didik mendapatkan materi terkait pemurnian produk melalui proses rafinasi minyak jelantah dan transesterifisasi secara electroagulasi.
Para peserta didik juga mempelajari demo praktikum penggunaan teknologi electroagulasi melalui prototype dalam menghasilkan biodesel.
Ketua Kompartemen Energi dan Perminyakan, Dr Eng Ir Christina Wahyu Kartikosowati ST MT mengapresiasi dukungan dari SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Khususnya pada Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri.
Menurut Christina, hal tersebut memungkinkan tim Dosen dan Mahasiswa untuk memberikan pelatihan yang intensif berfokus pada penerapan teknologi electroagulasi dalam pembiasaan kerja di laboratorium.
Muara akhir pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam pemanfaatan limbah minyak menjadi biodisel yang memiliki nilai jual. Sekaligus mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis laboratorium (penelitian) di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.
Hal tersebut selaras dengan harapan Kepala Konsentrasi Keahlian Teknik Kimia Industri, Siti Yulaicha SPd. “Pelatihan ini melengkapi keahlian peserta didik Teknik Kimia Industri sekaligus sangat bermanfaat dan inspiratif dalam penerapan teknologi electroagulasi dalam dunia industri” tuturnya.





0 Tanggapan
Empty Comments