Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Salah satu atlet panahan terbaiknya, Mirza Hawwary Yukichi Amri, siswa Tahfidz Class XI-4, berhasil meraih Juara III dalam Kejuaraan Panahan Piala Gubernur Jawa Timur III.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Stadion Rejoagung, Tulungagung, pada Jumat–Kamis (19–25/12/2025) dan diikuti oleh atlet-atlet unggulan dari berbagai daerah se-Jawa Timur, baik dari kalangan pelajar maupun umum.
Dalam kompetisi tingkat provinsi ini, atlet panahan Smamita tampil penuh semangat, fokus, dan konsisten sejak babak penyisihan hingga babak penentuan. Konsistensi tersebut mengantarkan Mirza mampu mengamankan posisi tiga besar di tengah persaingan yang sangat ketat. Capaian ini tidak lepas dari latihan disiplin, ketekunan, serta dukungan penuh dari sekolah dan para pelatih.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Smamita, Wahyu Bimas Kurniasaandi, S.I.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Mirza Hawwary Yukichi Amri mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas hasil yang diraih. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus tantangan besar karena harus bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih Juara III. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berlatih dan memperbaiki kemampuan ke depan. Terima kasih atas dukungan sekolah, pelatih, dan teman-teman yang selalu memberikan semangat,” ungkapnya.
Mirza juga menjelaskan bahwa dalam kejuaraan Piala Gubernur Jawa Timur III tersebut, ia tergabung pada Divisi Barebow Beregu Umum Putra jarak 20 meter. Pada nomor tersebut, ia mampu mengungguli 20 atlet terbaik lainnya dari berbagai daerah.
Ia mengakui sempat merasa gugup karena kompetisi ini merupakan pengalaman pertamanya bertanding di luar Kabupaten Sidoarjo. Namun, rasa gugup tersebut dapat diatasi hingga akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.
“Ini menjadi pengalaman pertama saya bertanding di luar Sidoarjo. Awalnya sempat merasa gugup, tetapi Alhamdulillah bisa mendapatkan hasil yang baik. Insya Allah ke depan saya akan terus berlatih secara konsisten agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi,” pungkas Mirza, yang juga merupakan siswa program Tahfidz. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments