Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Terik Matahari Tak Mengusik Kemeriahan Manasik Haji Anak Mimsapa

Iklan Landscape Smamda
Terik Matahari Tak Mengusik Kemeriahan Manasik Haji Anak Mimsapa
pwmu.co -
Siswa Mimsapa Kediri saat melakukan Manasik Haji Anak (Nur’Aini Yusminar M/PWMU.CO)

PWMU.CO – Cuaca cerah menyambut siswa MI Muhammadiyah 1 Pare (Mimsapa) Kediri, Rabu (4/6/2025). Sejak pukul 06.00 WIB, mereka sudah dengan semangat menuju Masjid Agung An-Nur Pare untuk melaksanakan Manasik Haji Anak.

Kegiatan Manasik Haji Anak merupakan agenda rutin Mimsapa, namun sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Pada tahun 1446 H/2025 M ini, kegiatan kembali digelar dengan tujuan mengenalkan serangkaian ibadah haji kepada anak serta menanamkan karakter sabar dan disiplin. Kegiatan ini membawakan tema Manasik Haji Sejak Dini Wujudkan Generasi Rabbani.

Diawali dengan persiapan seluruh kelas, dari kelas I sampai kelas VI yang diarahkan oleh wali kelas masing-masing, upacara pembukaan dimulai dengan penjelasan singkat mengenai maksud dan tujuan acara oleh Kepala Mimsapa Eri Nurokhim SP SPd MKes. Kemudian, berlanjut dengan sambutan sekaligus pembukaan Manasik Haji Anak Mimsapa oleh Pengawas Madrasah Kecamatan Pare Drs Taufiq MPdI.

Ratusan siswa Mimsapa dengan antusias mengikuti prosesi Manasik Haji meskipun di bawah terik matahari yang menyengat. Kegiatan dimulai dari area barat Masjid An-Nur yang dijadikan tempat miqat atau pemberangkatan. Mereka yang mengenakan busana serba putih bergantian memasuki area utama Masjid Agung An-Nur Pare yang telah disulap oleh panitia menjadi replika Kota Mekkah dan sekitarnya.

Simulasi Manasik Haji

Manasik Haji Anak yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah Haji Tamattu’, di mana peserta manasik melaksanakan umrah terlebih dahulu. Lantunan bacaan talbiyah mengiringi langkah mereka ketika memasuki Kota Mekkah sebelum memasuki Masjidil Haram dan melakukan thawaf sebanyak tiga kali. Setelah thawaf, peserta melakukan simulasi salat sunah dua rakaat di Maqam Ibrahim.

Di area Zamzam, peserta dipersilakan istirahat dan minum. Selanjutnya, mereka dipandu wali kelas masing-masing menuju Bukit Shafa dan Bukit Marwah untuk melaksanakan sa’i satu kali. Setelah itu, siswa menuju Padang Arafah untuk wukuf dan membaca niat haji. Ketika wukuf, peserta mendengarkan khutbah wukuf yang dibawakan oleh Muhammad Rizki Ramadan, siswa Kelas VID Program Kelas Tahfiz Mimsapa.

Sembari mendengarkan khutbah, mereka juga memanfaatkan waktu untuk istirahat, minum, dan makan camilan yang disediakan panitia. Selanjutnya, mereka melaksanakan jumrah dimulai dari Jumrah Aqabah, diikuti Jumrah Ula, Wustha, dan kembali ke Aqabah. Kegiatan lempar jumrah ini bertempat di area selatan Masjid Agung An-Nur.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Terakhir, peserta kembali ke area Kota Mekkah untuk melaksanakan thawaf wada’ sebagai penutup di area Masjidil Haram. Kegiatan berlangsung lancar dan selesai pada pukul 10.30 WIB.

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung dengan lancar. Antusias yang luar biasa dari para peserta karena kegiatan ini memang lumayan lama tidak dilaksanakan. Semoga ke depannya kita bisa menggelar kegiatan Manasik Haji Anak yang lebih besar lagi, yang lebih maksimal lagi, dan juga dengan melibatkan instansi-instansi yang lain,” tutur Arie Maulana SPdI Ketua Pelaksana Manasik Haji Anak.

Kegiatan Manasik Haji Anak 1446 H/2025 M berlangsung lancar dan sukses. Panitia bekerja keras mempersiapkan kegiatan sejak beberapa pekan sebelumnya. Mereka memandu dan mengawasi peserta di setiap area dengan sabar dan semangat.

Panitia juga mengenakan pakaian serba putih. Bahkan, panitia laki-laki mengenakan baju ihram sebagai bentuk totalitas sekaligus memberi contoh pakaian jamaah haji yang sesungguhnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu