Siswa SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) Gresik mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dengan menjajal penggunaan kamera dan fasilitas studio di SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Surabaya. Kegiatan School visit ini dikemas dalam praktik produksi mini podcast yang bertujuan mengenalkan dunia multimedia dan literasi digital kepada para siswa (Rabu, 28/1/2026).
Dengan menggunakan 3 unit bemo yang didatangkan khusus dari SMK Muda Surabaya rombongan dari kelas XI Spemia hadir ke sekolah yang berlokasi di Jl. Mastrip VIII F RT 05 RW 03 Warugunung, Warugunung, Kec. Karangpilang, Kota Surabaya, Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan school visit.
Sejak awal kedatangan, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Pemaparan 5 jurusan yang dimiliki oleh SMK Muda Surabaya disampaikan dengan gamblang oleh Kepala SMK Muda M. Mas’ulah, S.T, M.M saat pembukaan acara di aula lantai 2. Siswa dari masing – masing jurusan juga turut tampil menyampaikan keunggulan masing – masing program beserta peluang kerjanya.
Salah satu jurusan yang mencuri perhatian adalah jurusan Desain komunikasi Visual (DKV). Mereka diperkenalkan dengan berbagai peralatan produksi, seperti kamera, mikrofon, lighting, serta perangkat pendukung lainnya yang biasa digunakan dalam proses pembuatan konten audio visual.
Tim multimedia SMK Muda Surabaya memberikan penjelasan mengenai fungsi alat, teknik pengambilan gambar, serta dasar – dasar produksi podcast.
Pengenalan Dunia Produksi AV
Kepala program studi DKV, Badri, S.Pd, Gr menyampaikan bahwa mengenalkan dunia produksi audio visual bisa dimulai sejak dini untuk melihat potensi pengembangan bakat kedepannya.
“Siswa Spemia terlihat antusias sekali saat mencoba beberapa kamera yang ada di studio ini. Sedikit memberi gambaran bagaimana produksi berlangsung dan kita ajak juga untuk produksi podcast bersama siswa DKV SMK Muda hari ini”, ujarnya.
Tidak hanya mendengarkan materi, siswa juga diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan proses produksi. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk mencoba peran sebagai host, kameramen, operator audio, hingga tim kreatif. Dengan bimbingan guru dan siswa SMK Muda Surabaya, peserta belajar menyusun konsep sederhana, serta mengoperasikan kamera dan perangkat audio.
Proses syuting mini podcast menjadi momen paling menarik bagi 28 siswa Spemia. Para siswa terlihat percaya diri saat tampil di depan kamera, meskipun sebagian masih tampak gugup. Namun, suasana studio yang nyaman dan pendampingan dari tim multimedia membuat mereka semakin berani berekspresi. Hasil rekaman podcast pun menjadi bukti nyata bahwa siswa mampu menghasilkan karya kreatif melalui kolaborasi tim.
Antusiasme Siswa
Muhammad Reyhan Pratama dari kelas X Jurusan DKV ikut membantu siswa Spemia untuk mengoperasikan kamera.
“Untuk sudut pengambilan dari sebelah kiri ini menggunakan kamera Sony NX70 yang memiliki kualitas gambar lebih jernih untuk live streaming” ucapnya.
Muhammad Fachri Desrizki Kusuma dan Beby Khanza Mikaila dari kelas XI Spemia yang berperan sebagai talent dalam mini podcast mengungkapkan bahwa pengalaman pertama mengikuti kegiatan school visit di SMK Muda.
“Senang bisa ikut membuat kegiatan mini podcast ini dan saat melihat hasilnya ternyata lebih menyenangkan lagi meskipun agak gugup saat berbincang,” ucapnya sambil tersenyum.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman teknis, tetapi juga menumbuhkan minat dan bakat siswa di bidang multimedia dan komunikasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan lanjutan, khususnya di bidang kejuruan.
Muhammad Husen Al Asy’ari, S.Pd selaku menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan abad ke-21, seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi.
“Melalui praktik langsung saat studi visit ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan proses produksi media secara nyata”, ungkapnya saat ditemui disela kegiatan pada Rabu (4/2/2026).
Dengan adanya kegiatan produksi mini podcast di Studio SMK Muda Surabaya, siswa SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo mendapatkan pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal untuk mengembangkan potensi diri di era digital. Kegiatan ini sekaligus mempererat kerja sama antar lembaga pendidikan dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan inspiratif. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments